GADING   bercerita kalau keikutsertaannya dalam film ini cukup  unik juga lho. Semua itu  berawal dari nongkrong. Jadi Gading yang  sedang non­ gkrong di Filosofi Kopi tiba­ tiba diajak main film oleh Chicco Jericho. Awalnya dis kira Chicco cuma bercanda, tapi temyata serius. Bukan hanya itu saja, Gading juga jadi pemeran utama lho.

“Pertama gue nggak nyang­ kajuga kan ada proses casting segala macam.Judulnya LOVE FOR SALE ada  cinta-cinta­ annya juga. Nah sebagai  suami yang baik harus bertanya dulu ya,   apa takutnya hahaha. Aku tanya sama Gisel, ‘Eh aku dapat tawaran main film’.

(Kata Gisel) ‘Pertama ter­gantung yang main  film siapa yang kedua kayak lo diterima saja, udah  sana cast­ ing’. Eh  nggak tahunya diterima.Ya terus akhimya aku  bilang sama Agnes sama Chicco, ‘Thank you sudah percaya sama gue’. Melalui proses reading segala macem ya. I’ll do my best,” cerita Gading.

Gading memang belum tanya kepada Chicco kenapa dia bisa terpilih. Cuma kalau dilihat dari

sinopsis, Gading merasa kara­ kter yang dimainkannya itu tak cocokjika diperankan oleh sosok-sosok yang punya badan seperti Chicco atau Rio De­ wanto. Ia  pun merasa kalau karakter cocok untuknya.

“Jomblo umur 40  di antara ternan-ternan saja dipanggil Om. Makasih karena saya su­ dah  cukup ubanan dan  inilah bapindo, barisan pinggang double haha. Memang bukan sosok cowok yang ganteng diidolakan tapi dia ini  memang kesepian se­gala macem bla bla bla,” kata Gad­ ing, sedikit soal kara­ kternya (BI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar
Masukan nama anda disini