Iran dan Indonesia memiliki sifat melengkapi satu sama lain, saling menguatkan kerja sama di beberapa sektor. Hal itu disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi pada saat JawaPos.com menyambangi kedutaan besar Iran di Jakarta, Selasa (30/1).

Dalam setahun ini, kerja sama antarkedua negara meningkat dengan persentase yang signifikan. “Kerja sama kami meningkat sekitar 60-70 persen, Iran sudah biasa membeli produk tertentu dari Indonesia,” kata Mohammadi.

Beberapa produk yang diimpor dari Indonesia memang dibutuhkan Iran. “kami mengimpor palm oil, kertas, kakao, karet, kopi, dan ban,” ujarnya.

Selain memperkuat ekspor dan impor kedua negara, Iran juga akan berinvestasi di Indonesia salah satunya di sektor kilang minyak. Negosiasi antarkedua negara, menurut Mohammadi telah mencapai proses finalisasiHubungan Diplomatik Indonesia-Iran (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

“Ada dua perusahaan swasta yang sedang melakukan negosiasi yang tahap negosiasinya sudah mencapai finalisasi. Mereka akan melakukan investasi bersama untuk membangun kilang di Indonesia,” jelas Mohammadi.

Selain kilang minyak, Iran juga sedang dalam tahap negosiasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk meningkatkan daya produksi listrik di Indonesia sebesar 5.000 megawatt. “Sedang dilakukan negosiasi dengan PLN dan pemerintah untuk dapat melaksanakan proyek tersebut,” katanya.

Bukan hanya PLN yang akan meningkatkan kerja sama kedua negara, Pertamina menurut Mohammadi juga sedang melakukan negosiasi dengan pemerintah terkait daya produksi minyak. “Ada negosiasi untuk meningkatkan daya produksi di ladang minyak Iran, ini juga mencapai tahap finalisasi.”

Beberapa kerja sama ini ditingkatkan antara Iran-Indonesia guna memperkuat hubungan diplomatik antarkedua negara. Ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan di antara keduanya.

(ce1/iml/JPC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar
Masukan nama anda disini