Nasib naas kembali menimpa TKI di Malaysia.  Adelina, TKI yang bekerja di Bukit
Mertajam-Pulau Penang, Malaysia akhirnya meregang nyawa dengan cara yang tragis pada 11Februari silam. Sehari sebelum meninggal, Adelina, TKI naas berusia 21 tahun ini dikabarkan terdampar di beranda dan begitu lemahnya sampai tidak bisa mengetahui siapapun yang ada didepannya.
Dia hanya bisa menatap apapun yang ada di depannya dengan lemah. Seekor anjing
Rottweiler hitam yang terikat di dekatnya hanya bisa menyalak ketika regu penyelamat datang.
Para tetangga yang menjadi saksi mata mengatakan TKI asal Medan itu konon dipaksa majikannya untuk tidur di beranda luar rumah selama sebulan bersama seekor anjing sebelum ditemukan Sabtu, 10 Februari 2018.  Sayang, sehari sesudahnya Adelina ditanyakan tetwas meski telah dirawat di rumah sakit. Kini polisi setempat tengah mengusut keluarga majikannya untuk mencari tahu tahu seputar kasus tersebut.
Menurut sumber kepolisian di Bukit Mertajam, Steven Sim yang menyelamatkannya
mengatakan informasi ini didapatkan pihaknya dari seorang wartawan. “Wartawan itu melihat
sesuatu yang tidak beres ketika melihat Adelina di sebuah rumah di Taman Kota Permai Bukit Mertajam,” ungkapnya
“Ketika kami datang dia sudah dalam keadaan terlantar di depan rumah. Dia (Adelina) tidak membalas ketika kami datang dan hanya menatap kami dengan lemah. Saat kami berbicara dengan tetangga, barulah kami tahu bahwa Adelina sering dibentak oleh majikannya dengan keras” imbuh Steven Sim. Kondisi Adelina begitu mengerikan ketika ditemukan. Tubuhnya penuh luka, khususnya di bagian lengan, kaki dan perut.
Selain itu menurut polisi tadi, ketika datang ke rumah, ada seorang perempuan yang diduga berusia sekitar 60 tahunan. “Ketika kami bertanya mengapa tidak dibawa ke rumah sakit, dia justru membentak, bukan urusan kalian,” tukas Steven. Setelah mengetahui kejadian itu dia langsung mengambil tindakan penyelamatan dan menghubungi seorang petugas organisasi  untuk penyelamatan nasib TKI.
Setelah majikan ditelusuri baru diketahui bahwa semalam sebelumnya Adelina ditampar.
Bukan tanpa sebab Adelina ditampar. Kabarnya menurut keterangan dari sang majikan, Adelina ditampar karena menumpahkan cairan kimia di salah satu bagian tubuh majikan, hingga membuat kulitnya terluka. “Karena luka di tubuh majikannya tidak sembuh-sembuh maka  majikannya semakin marah menghajar Adelina,” ungkap sumber tadi.  Ketika seseorang mengetahui kondisi Adelina, keluarga majikan tiba-tiba menjadi tertutup. Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid, pihak kepolisian saat ini tengah menahan majikan Adelina, yaitu seorang perempuan berusia 36 dan pria berusia 39 tahun.
Adelina datang ke Malaysia dua tahun lalu dan akhirnya kondisinya meninggal secara
mengenaskan.
“Kondisinya ketika tiba di rumah sakit begitu mengenaskan dan kami kesulitan untuk
menyelamat nyawa Adelina,” ungkap sumber kepolisian tadi. Kini keluarga ini tengah ditahan untuk kasus kriminal tertentu. (rio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar
Masukan nama anda disini