Agar Tak Ditonton Anak Kecil Lokasi Hukuman Cambuk Aceh Digubah

0
90

Ditegaskan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf jika pelaksanaan hukum cambuk bagi pelanggar syariat Islam tidak lagi dilakukan di tempat-tempat umum, melainkan akan dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan yang ditunjuk.
Menurut Irwandi kebijakan itu sesuai dengan Peraturan Gubenur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang tentang Pelaksanaan Hukuman Acara Jinayat yang dilaksanakan di lembaga permasyarakatan, atau rumah tahanan negara, atau cabang rumah tahanan negara wilayah Aceh.
“Hanya tempatnya yang berbeda dengan sebelumnya,” kata Irwandi kepada wartawan.
Perubahan kebijakan tersebut telah disepakati dan ditanda tangani bersama antara Gubenur Aceh dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Yuspahruddin dengan disaksikan Manteri Yasonna.
Jika sebelumnya pelaksanaan hukuman cambuk dilakukan di tempat dan di depan umum hingga anak kecil pun bisa menyaksikannya secara langsung kini akan lebih tertutup meskipun “diluar anak kecil” masih boleh menyaksikan, termasuk wartawan.
Sebab alasan utama pemindahan lokasi eksekusi hukuman cambuk ini adalah “tak boleh disaksikan anak kecil”.
Diluar itu, Mentri Yasonna berada di Aceh juga untuk memberikan arahan kepada calon pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Aceh yang baru lulus. Kepada pegawai baru, dia meminta benar-benar bekerja profesional. “Buktikan bahwa negara tidak rugi merekrut kalian,” tandas Yasonna. ( Tempo/msn/BI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar
Masukan nama anda disini