Arab membuka diri untuk acara mode atau fashion week, sebuah pagelaran busana yang diikuti oleh banyak perancang busana, model, fashion influencers, serta diliput banyak media adalah sebuah acara fesyen tahunam yang rutin bagi kota-kota besar seperti Milan di Italia, New York di Amerika Serikat, Paris di Prancis, bahkan Jakarta, Indonesia.
Jika sebelumnya pagelaran fashion weekyang harus disesuaikan dengan kondisi negeri muslim tersebut, namun apapun itu aturannya tahun 2018 ini telah menjadi tahun bersejarah bagi industri fesyen Arab setelah mengalami beberapa kali penundaan.
Dikutip dari Okezone.com, dalam gelaran Arab Fashion Week ada diikutin oleh sederet rumah mode tersohor dari Eropa seperti Roberto Cavalli dan Jean Paul Gaultier hadir bersisian dengan para desainer lokal. Akan tetapi, terlepas bisa hadir dalam acara perayaan pembukaan pekan mode tersebut, dikatakan bahwa kaum laki-laki tidak bisa menghadiri acara inti dari gelaran pekan mode ini, catwalk shows.
Selain tidak memperbolehkan laki-laki hadir dan menonton pagelaran busana, dikatakan juga bahwa hal seperti fotografi juga dilarang, mengingat para model tidak akan tampil dalam balutan pakaian abaya tradisional.
Kehadiran acara mode di Ritz Carlton itu sendiri, pada dasarnya sudah membuat para model dan penata rias terkejut bahwa acara seperti pekan mode bisa diselenggarakan di sebuah negara kerajaan Muslim yang konservatif.
Dikatakan oleh Layla Issa Abuzaid selaku country director untuk Saudi Arabia adalah sebuah
acara yang bisa dikatakan lebih dari sekedar acara berkelas dunia.
“Arab Fashion Week di Riyadh, untuk pertama kalinya ini akan lebih dari sekedar world-class event. Ini menunjukkan bahwa kami percaya sektor fesyen akan memimpin sektor ekonomi lainnya, seperti sektor wisata, hospitality, travel dan juga perdagangan,” ujar Layla di Arab Fashion Council, saat mengumumkan proyek Arab Fashion Week kala itu.
Sebagai tambahan, acara pekan mode ini sebetulnya sudah mengalami penundaan sebanyak dua kali, di mana pihak penyelenggara berhadapan dengan masalah soal visa dan juga lokasi acara. (dno/id)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar
Masukan nama anda disini