Kesehatan

10 Penyebab Radang Tenggorokan

Jakarta, BI – Penyebab radang tenggorokan yang paling sering adalah infeksi virus, seperti yang terjadi pada influenza. Namun, penyebab radang tenggorokan tidak hanya karena infeksi. Masih banyak penyebab lain yang selama ini mungkin tidak Anda sadari.
Berikut ini adalah berbagai penyebab radang tenggorokan yang mungkin belum Anda ketahui:

1. Flu

Flu adalah penyebab radang tenggorokan yang paling umum. Kondisi ini disebabkan oleh masuknya virus influenza ke dalam tubuh, termasuk ke tenggorokan. Virus ini kemudian menginfeksi tenggorokan dan menyebabkan peradangan, yang salah satu gejalanya akan Anda rasakan sebagai radang tenggorokan.

Selain flu, penyakit infeksi virus lainnya, seperti cacar air, campak, mononukleosis, dan COVID-19, juga bisa menjadi penyebab radang tenggorokan.

2. Kebiasaan berteriak

Guru dan instruktur senam adalah orang-orang yang rentan mengalami radang tenggorokan. Pasalnya, mereka lebih sering menggunakan suaranya, bahkan berteriak, selama bekerja. Selain kebiasaan berteriak, berbicara dengan suara yang keras dan bernyanyi dalam waktu yang lama juga merupakan penyebab radang tenggorokan.

Bicara keras, berteriak, atau kegiatan yang mengharuskan untuk berbicara dalam waktu lama akan menyebabkan otot tenggorokan menegang. Jika dilakukan secara berulang dan tanpa istirahat, ketegangan pada otot tenggorokan akan memicu terjadinya radang tenggorokan.

3. Alergi

Saat mengalami alergi, tubuh secara alami akan memproduksi lendir sebagai mekanisme perlindungan diri. Namun, produksi lendir yang berlebih hingga menetes ke bagian belakang tenggorokan (postnasal drip) justru menjadi penyebab radang tenggorokan.

4. Polusi udara

Berada di lingkungan dengan udara yang tercemar adalah salah satu penyebab radang tenggorokan yang jarang disadari. Sumber polusi udara, seperti asap rokok, asap kendaraan, dan semprotan aerosol, mengandung berbagai senyawa kimia yang jika terhirup terus-menerus bisa menyebabkan tenggorokan mengalami peradangan.

5. Udara kering

Selain udara yang tercemar, udara yang kering juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan. Saat berada di lingkungan dengan udara yang kering, mulut dan tenggorokan akan menjadi kering dan gatal. Risiko terjadinya radang tenggorokan pun akan meningkat.

Hal tersebut telah dibuktikan melalui sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang yang berada di lingkungan dengan udara kering serta suhu dingin lebih rentan terkena radang tenggorokan.

6. Kebiasaan merokok

Bukan rahasia lagi bahwa merokok adalah kebiasaan yang memiliki banyak efek negatif bagi kesehatan, termasuk menjadi penyebab radang tenggorokan. Kebiasaan merokok diketahui dapat mengganggu fungsi salah satu anatomi hidung, yaitu silia, dalam menyaring zat asing masuk ke saluran napas.

Terganggunya fungsi silia mengakibatkan virus, bakteri, maupun zat-zat kimia lebih mudah masuk ke saluran napas dan membuat radang tenggorokan lebih rentan terjadi.

7. GERD

Selama ini naiknya asam lambung, atau GERD, lebih identik dengan sakit perut dan mual. Namun, sebenarnya kondisi ini juga bisa menjadi salah satu penyebab radang tenggorokan.

Asam lambung memiliki konsentrasi asam yang tinggi, sehingga dapat “melukai” kerongkongan dan tenggorokan, yang kemudian menyebabkan radang tenggorokan.

8. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri Streptococcus merupakan penyebab radang tenggorokan yang kerap dialami oleh anak-anak. Namun, orang dewasa juga bisa mengalami radang tenggorokan akibat infeksi bakteri ini.

Bakteri penyebab radang tenggorokan ini menyebar melalui dahak yang keluar ketika seseorang bersin, batuk, atau berbagi makanan. Selain itu, bakteri juga dapat menyebar saat menyentuh benda yang terkontaminasi kemudian menyentuh mulut, mata, maupun hidung.

9. Tonsilitis

Tonsilitis adalah kondisi dimana tonsil atau amandel mengalami peradangan, baik karena infeksi virus maupun bakteri. Gejala umum yang dikeluhkan penderita radang amandel adalah radang tenggorokan.

10. Tumor tenggorokan

Jika radang tenggorokan tak kunjung hilang setelah beberapa hari, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Hal ini untuk memastikan apakah radang tenggorokan yang dialami merupakan gejala tumor tenggorokan atau bukan.
Selain peradangan pada tenggorokan, tumor tenggorokan juga ditandai dengan benjolan di dalam leher dan darah pada air liur atau dahak.[alldok/*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Lihat Juga Berita Ini :
Close
Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.