Operasi Pekerja Ilegal, Imigrasi Tangkap Majikan dan Pekerja

Hong Kong, BI [26/07] – Departemen Imigrasi Hong Kong (ImmD) baru-baru ini melaksanakan serangkaian operasi komprehensif yang menyasar pekerja ilegal di seluruh wilayah Hong Kong.
Operasi yang diberi nama “Lightshadow” dan “Twilight,” tersebut dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 22 hingga 25 Juli. Selain itu, operasi gabungan dengan Kepolisian Hong Kong, dengan nama sandi “Champion” dan “Windsand,” juga dilaksanakan.
Hasilnya, total 19 tersangka pekerja ilegal, satu tersangka majikan, dan satu orang yang melewati batas waktu berhasil ditangkap.
Selama operasi antipekerja ilegal, petugas satuan tugas dari ImmD menggerebek 40 lokasi yang menjadi sasaran, termasuk bangunan tempat tinggal, tempat yang sedang direnovasi, restoran, dan toko eceran.
Operasi ini berhasil menangkap 11 tersangka pekerja ilegal. Di antara mereka yang ditangkap, sembilan orang adalah pria dan dua orang adalah wanita, yang berusia antara 19 hingga 45 tahun.
Khususnya, lima tersangka pria diketahui memegang formulir pengakuan, yang secara tegas melarang mereka terlibat dalam segala bentuk pekerjaan. Lebih jauh, seorang tersangka pria kedapatan memiliki kartu identitas palsu Hong Kong.
Di bawah operasi gabungan “Champion,” petugas penegak hukum melakukan penggerebekan di 62 lokasi sasaran di distrik Timur dan Barat.
Dari distrik ini petugas menangkap delapan tersangka pekerja ilegal, satu tersangka majikan, dan satu orang yang melewati batas waktu berhasil ditangkap.
Orang-orang yang ditangkap termasuk empat pria dan empat wanita, berusia antara 20 hingga 52 tahun.
Seorang pria berusia 29 tahun, yang diyakini mempekerjakan para pekerja ilegal dan seorang wanita yang melewati batas waktu [OS] ditahan.[BI]