Hong Kong

Bea Cukai HK Sita Kosmetik Palsu Senilai $2 Juta

waspadai komestik palsu ...

Hong Kong, BI [23/03] – Bea Cukai baru-baru ini melakukan operasi terarah pada tanggal 11 dan 13 Maret di Sheung Shui dan Yuen Long, yang bertujuan untuk mengekang penjualan kosmetik palsu.

Operasi ini menyebabkan penangkapan lima orang dan penyitaan sekitar 9.000 barang, termasuk parfum, kosmetik, dan produk perawatan kulit yang diduga palsu, senilai sekitar HK$2 juta.

Penindakan tersebut menyusul pemeriksaan sebelumnya oleh bea cukai di berbagai distrik, yang mengidentifikasi beberapa toko eceran di Sheung Shui dan Yuen Long yang menjual barang-barang kosmetik palsu.

Dengan bantuan pemilik merek dagang, petugas bea cukai melakukan penggerebekan di lima toko eceran, menyita sejumlah besar barang palsu.

Di antara mereka yang ditangkap adalah seorang pria dan empat wanita, berusia antara 27 dan 47 tahun, termasuk penanggung jawab dan empat karyawan toko yang terlibat. Investigasi yang sedang berlangsung dapat mengarah pada penangkapan lebih lanjut.

Produk palsu tersebut sangat canggih dalam pengemasan dan pencetakannya, sangat mirip dengan produk asli. Akan tetapi, kualitas produk aslinya sangat bervariasi.

Misalnya, perona pipi yang disita dikemas dan diberi label merah muda tetapi berwarna oranye-merah saat dibuka, sangat kontras dengan produk aslinya.

Harga barang palsu ini berkisar antara HK$60 hingga HK$1.200, yang mewakili sekitar 30 persen hingga 70 persen dari harga produk asli.

Strategi penetapan harga ini diyakini sebagai taktik yang digunakan oleh pedagang untuk membuat barang palsu tampak lebih kredibel dan dengan demikian menurunkan kewaspadaan calon pembeli.

Pejabat bea cukai menyatakan kekhawatiran atas penggunaan langsung kosmetik dan produk perawatan kulit palsu ini pada kulit karena potensi risiko kesehatan.

Sampel barang yang disita telah dikirim ke laboratorium pemerintah untuk pengujian keamanan, dan hasil awal menunjukkan bahwa barang tersebut tidak mengandung logam berat yang melebihi batas yang diizinkan.[BI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Lihat Juga Berita Ini :
Close
Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.