
Jakarta, BI – Selain mas kawin, hantaran juga menjadi tradisi masyarakat Indonesia yang diberikan calon pengantin pria kepada calon pengantin wanita. Hantaran bisa diartikan sebagai hadiah atau tanda pengikat hati antara dua keluarga. Karena momen pernikahan selalu ada, maka hantaran bisa menjadi ide bisnis yang menguntungkan.
Selain mudah dilakukan, kamu juga tidak memerlukan modal yang sangat besar untuk memulainya. Terpenting adalah bagaimana kamu membuat kreasi hantaran pernikahan.
Agar tak salah langkah, berikut ini cara memulai usaha hantaran pernikahan dengan modal terbatas, seperti dirangkum dari beberapa sumber.
1. Memanfaatkan barang tidak terpakai
Cara pertama yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan barang tidak tepakai atau barang bekas untuk menghias hantaran pernikahan. Hal ini tidak membutuhkan modal besar, tetapi membutuhkan kreativitas supaya tampilan pada hantaran terlihat menarik dan cantik. Misalnya menggunakan sisa-sisa pita, daun-daun kering, kardus ataupun plastik bekas.
2. Menjalin kerja sama dengan pengrajin
Cara selanjutnya menjalin hubungan kerja sama dengan pengrajin. Hal ini penting, karena untuk mengemas hantaran, biasanya akan dibutuhkan kotak berbahan dasar rotan atau dus. Dengan menjalin kerja sama, kamu bisa mendapatkan harga lebih murah. Selain itu, tak menutup kemungkinan juga untuk bertukar ide dengan pengrajin.
3. Lakukan promosi
Promosi bisa mulai dilakukan pada orang-orang terdekat, seperti keluarga, saudara, sahabat, dan teman. Ini akan membantu kamu lebiih rileks saat mengerjakannya, karena mereka adalah orang yang kamu kenal, sehingga proses diskusi bisa lebih santai dan tidak kaku.
Selanjutnya promosi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara offline dan online. Secara offline bisa melalui promosi dari mulut ke mulut, brosur, dan spanduk, sementara secara online melalui media sosial yang bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas.
4. Berinovasi
Usaha hantaran pernikahan termasuk ke dalam bidang industri. Bidang industri tentu memerlukan kreativitas dan inovasi saat melakukan usaha.
Inovasi ini penting untuk memperbaiki atau mengembangkan ide-ide yang dituangkan saat membuat hantaran pernikahan, supaya bisa bertahan di tengah persaingan. Selain itu, model dan desain hantaran juga mengikuti perkembangan zaman.
Catatan:
Setiap bisnis pasti membutuhkan strategi yang matang untuk bisa berkembang dan bersaing di antara banyaknya kompetitor, tidak terkecuali pada bisnis seserahan dan hantaran. Pada poin sebelumnya telah dibahas mengenai bisnis di bidang ini yang memiliki peluang besar.
Meskipun demikian, terkadang peluang bisnis yang bagus saja belum tentu bisa membawa sebuah bisnis menjadi sukses. Ada aspek lain yang dibutuhkan oleh pebisnis lebih dari sekedar persentase peluang menjalankan bisnis yang besar. Salah satu aspek yang bisa membuat bisnis mengalami perkembangan yang pesat, yaitu strategi bisnis yang dirancang dengan matang.
Kepemilikan strategi yang matang ini nantinya dapat mengantarkan bisnis yang dirintis tersebut menuju gerbang kesuksesan. Untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai macam-macam strategi yang sekiranya dapat dilakukan oleh pegiat bisnis untuk mengembangkan usaha seserahan dan hantaran. Jika kamu memiliki ketertarikan untuk mengembangkan bisnis di bidang ini, simak pembahasan lengkapnya pada poin-poin di bawah ini.[*]



