Kesehatan

Penyebab Jari Tangan Gatal dan Bintik-Bintik Berair

Jakarta, BI [29/11] – Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi kulit. Banyak orang mengira gejala ini hanya bersumber dari alergi atau kontak dengan bahan tertentu, padahal penyebabnya bisa sangat beragam, termasuk penyakit menular atau gangguan kulit kronis.

Penting untuk memahami berbagai penyebab jari tangan gatal dan bintik-bintik berair agar Anda bisa mengambil langkah yang tepat untuk meredakan gejalanya. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan keluhan ini:

1. Dermatitis kontak

Jari tangan gatal dan bintik-bintik berair umumnya disebabkan oleh dermatitis kontak. Kondisi ini terjadi ketika kulit mengalami reaksi terhadap zat tertentu yang menempel di permukaan kulit. Zat ini bisa berupa sabun, detergen, cairan pembersih, logam seperti nikel pada perhiasan, atau bahkan bahan tanaman.

Reaksi ini bisa menimbulkan kulit menjadi kemerahan, terasa sangat gatal, membengkak, dan muncul lepuhan kecil berisi air. Jika terus dibiarkan, lepuhan ini bisa pecah dan mengering, lalu kulit akan mengelupas.

2. Alergi makanan atau obat

Reaksi alergi yang parah, misalnya akibat konsumsi makanan atau obat tertentu, juga dapat menyebabkan jari tangan gatal dan bintik-bintik berair. Alergi makanan atau obat umumnya juga disertai gejala lain, seperti ruam merah di seluruh tubuh, wajah bengkak, atau kesulitan bernapas.

Meski demikian, keluhan yang hanya terbatas di jari tangan akibat alergi makanan atau obat termasuk jarang terjadi. Jika ini terjadi, perlu segera diwaspadai karena bisa berkembang menjadi reaksi alergi yang lebih berat.

3. Dishidrosis (pompholyx)

Dishidrosis adalah masalah kulit yang ditandai munculnya gelembung kecil berisi cairan di sisi jari tangan atau telapak tangan. Gelembung ini seringkali sangat gatal dan bisa membuat kulit terasa perih atau panas. Pada beberapa orang, lepuhan bisa saling bergabung lalu pecah, sehingga kulit menjadi kering dan mengelupas.

Penyebab pasti dyshidrosis belum diketahui, tetapi keluhan ini sering muncul saat seseorang mengalami stres, cuaca panas dan lembap, keringat berlebihan, atau sering mencuci tangan. Dishidrosis tidak menular dan biasanya membaik dengan pengobatan dan perawatan kulit yang tepat.

4. Infeksi jamur atau bakteri

Kulit jari juga rentan mengalami infeksi, baik akibat jamur maupun bakteri. Pada infeksi bakteri, seperti impetigo, biasanya muncul lepuhan yang cepat pecah lalu meninggalkan kerak kekuningan. Infeksi jamur, seperti tinea manum, juga dapat menimbulkan gatal, bercak kemerahan, dan kadang lepuhan kecil berisi cairan.

Kondisi ini terkadang disertai rasa nyeri, panas, bahkan keluar nanah jika sudah berat. Infeksi kulit dapat terjadi karena luka kecil atau kulit yang lembap, serta kebersihan tangan yang kurang terjaga.

5. Herpes simplex

Herpes simplex adalah infeksi virus yang bisa menyerang area sekitar mulut, tetapi juga bisa muncul di jari tangan dengan nama herpetic whitlow. Ciri utamanya adalah muncul satu atau beberapa lepuhan berisi cairan yang sangat gatal, terasa nyeri, dan biasanya diikuti sensasi panas atau berdenyut.

Lepuhan ini lama-kelamaan bisa pecah, lalu mengering dan membentuk kerak. Penularan virus bisa terjadi jika Anda menyentuh luka terbuka dari penderita herpes atau memegang area mulut yang terinfeksi lalu menyentuh jari. Herpes di jari bisa kambuh berulang, terutama bila daya tahan tubuh menurun.

Jika Anda mengalami jari tangan gatal dan bintik-bintik berair, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala:

  • Hindari menggaruk area jari tangan yang gatal karena bisa memperburuk iritasi dan menyebabkan luka terbuka.
  • Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun yang berbahan lembut.
  • Kompres dingin di area yang gatal.
  • Oleskan pelembap tanpa pewangi atau krim yang mengandung bahan antiradang sesuai anjuran dokter.
  • Hindari pemicu munculnya keluhan, seperti detergen, logam, atau makanan tertentu.
  • Konsumsi obat antihistamin bila disertai gejala alergi sesuai anjuran dokter. [BI]

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.