
Hong Kong, BI [07/12] – KJRI Hong Kong bekerja sama dengan otoritas setempat terus melakukan identifikasi dan verifikasi keberadaan dan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak oleh kejadian tersebut.
Informasi terverifikasi terkait jumlah WNI terdampak kebakaran di Tai Po hingga Kamis (04/12) pukul 18.00 HKT adalah sebagai berikut:
Estimasi WNI terdampak: 140,
Korban meninggal: 9
Korban dirawat: 1
Terkonfirmasi selamat: 129
Belum ditemukan: 1
KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, agen ketenagakerjaan, dan pihak-pihak lain yang terkait untuk mencari WNI yang belum ditemukan, serta memastikan pemenuhan hak-hak WNI/PMI yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
KJRI Hong Kong juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban meninggal untuk memfasilitasi proses repatriasi jenazah atau proses lainnya sesuai amanat keluarga inti.
KJRI Hong Kong juga mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Hong Kong, masyarakat Hong Kong, dan seluruh elemen WNI di Hong Kong atas dukungan yang telah diberikan langsung kepada WNI terdampak.
KJRI Hong Kong berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai langkah otoritas setempat dalam tindak lanjut penanganan insiden kebakaran tersebut, sesuai protokol keselamatan dan ketentuan setempat yang berlaku.
KJRI Hong Kong secara tegas mengimbau semua pihak untuk mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak menyebarkan data pribadi siapapun, termasuk WNI terdampak kebakaran di Tai Po, di media sosial maupun platform lain tanpa izin yang bersangkutan maupun keluarga inti.
KJRI Hong Kong dapat terus dihubungi melalui hotline +852 5242 2240, panic button +852 6773 0466, posko kedaruratan di Exhibition Hall Tai Po Community Centre (2 Heung Sze Wui St.), maupun Ruang Pengaduan di Lantai Dasar KJRI Hong Kong. [BI]



