HK Telah Merampungkan Proses Indetifikasi Korban Kebakaran, KJRI Tetap Layani Laporan Orang Hilang

Hong Kong, BI [16/12] – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong pada hari Selasa [16/12] menyampaikan perkembangan penanganan Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak insiden kebakaran di Wang Fuk Court, Tai Po.
Hal pertama yang disampaikan adalah: KJRI Hong Kong bersama dengan otoritas setempat telah merampungkan proses verifikasi dan identifikasi WNI terdampak insiden. Meski demikian KJRI Hong Kong tetap membuka saluran komunikasi bagi berbagai elemen masyarakat Indonesia di Hong Kong yang hendak melaporkan WNI yang masih hilang dan diduga menjadi korban insiden melalui nomor kontak +852 6773 0466.

Untuk saat ini, KJRI Hong Kong tengah fokus dalam upaya rehabilitasi, antara lain mencakup:
a. pemulangan sembilan jenazah WNI yang menjadi korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, termasuk pengurusan segala hak-hak, bantuan finansial, serta kompensasi terkait lainnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
b. pendampingan dan penyampaian bantuan bagi para WNI terdampak yang selamat, termasuk di dalamnya bantuan logistik dan konseling, bila diperlukan;
c. bekerja sama dengan instansi berwenang Pemerintah Hong Kong, antara lain Labour Department dan Social Welfare Department, memberikan asistensi dalam proses penyaluran bantuan dan kompensasi finansial dari Pemerintah Hong Kong;
d. penerbitan kembali Paspor RI, salinan kontrak kerja, serta bersama dengan Hong Kong Immigration Department memfasilitasi akses pengurusan Hong Kong Identity Card, salinan visa, ataupun landing-slip yang hilang dalam insiden kebakaran tersebut; dan
e. bersama dengan Hong Kong Labour Department dan Immigration Department, memfasilitasi pengurusan status ketenagakerjaan dan izin tinggal terkait.
KJRI Hong Kong juga menyampaikan kembali perihal apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan berbagai elemen masyarakat di Hong Kong, termasuk berbagai bantuan yang telah disalurkan langsung kepada korban terdampak.
KJRI Hong Kong tetap mengimbau kepada seluruh WNI di Hong Kong untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, termasuk menyebarluaskan informasi secara bertanggungjawab dengan memperhatikan kondisi keprihatinan yang tengah dirasakan baik oleh keluarga maupun korban terdampak insiden kebakaran di Tai Po.
KJRI Hong Kong juga terus mengimbau segenap masyarakat Indonesia di Hong Kong untuk berhati-hati terhadap berbagai bentuk kejahatan yang memanfaatkan momentum insiden ini. {BI]



