Hong Kong

Hong Kong Mengkonfirmasi Kasus Chikungunya Impor Terkait Perjalanan Ke Guangdong

Hong Kong, BI [28/12] – Otoritas kesehatan Hong Kong telah mengkonfirmasi kasus baru demam Chikungunya impor dan menegaskan kembali bahwa Jalur Alam Tsing Yi akan tetap ditutup sementara operasi anti-nyamuk intensif terus berlanjut.

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) Departemen Kesehatan mengumumkan bahwa, pada pukul 17.00 tanggal 28 Desember, satu kasus tambahan demam chikungunya impor telah tercatat. Pasien tersebut adalah seorang wanita berusia 35 tahun yang tinggal di Distrik Kwai Tsing.

Investigasi awal menunjukkan bahwa ia mengikuti paket wisata keluarga ke Zhaoqing di Guangdong dari tanggal 20 hingga 21 Desember, di mana ia digigit nyamuk di daerah pedesaan. Ia mengalami nyeri sendi pada tanggal 25 Desember, diikuti oleh ruam pada tanggal 26 Desember dan demam pada tanggal 27 Desember.

Ia mendatangi Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Princess Margaret dan kemudian dirawat di bangsal bebas nyamuk. Kondisinya digambarkan stabil, dan sampel darahnya dinyatakan positif terinfeksi virus chikungunya.

Tiga anggota keluarga yang bepergian bersamanya dalam tur yang sama saat ini dalam keadaan sehat tetapi tetap berada di bawah pengawasan medis. CHP akan menghubungi 39 peserta tur lainnya untuk memberikan saran kesehatan dan mengatur pengawasan jika diperlukan.

Departemen Kebersihan Pangan dan Lingkungan (FEHD) terus melakukan pengasapan intensif untuk menargetkan nyamuk dewasa di sepanjang jalur pendakian dan area sekitarnya, dengan menggunakan alat pengasap ultra-low-volume berukuran besar jika diperlukan. Anjing robot sedang diuji coba untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Perangkap nyamuk tambahan telah dipasang, sampah dan wadah yang dapat menampung air yang menggenang telah disingkirkan, dan minyak larvasida atau larvasida lainnya telah diaplikasikan pada badan air yang tidak dapat segera dikeringkan.

FEHD bekerja sama dengan Kantor Distrik Kwai Tsing, Departemen Pertanahan, dan Departemen Layanan Drainase untuk memperkuat upaya pemberantasan tempat berkembang biak nyamuk di dan sekitar jalur pendakian. Selebaran informasi telah dibagikan kepada para pendaki untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong penggunaan alat pelindung diri.

Pertemuan gugus tugas antar departemen tentang langkah-langkah anti-nyamuk diadakan di seluruh distrik untuk memantau situasi dan mengkoordinasikan tindakan pencegahan dan pengendalian yang lebih intensif.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Lihat Juga Berita Ini :
Close
Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.