Sebulan Bencana Sumatera, BNPB Catat 1.135 Korban Meninggal dan 173 Hilang

Jakarta, BI [26/12] – Satu bulan pasca bencana Sumatera hari ini (25/12), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan informasi terbaru. Itu berkaitan dengan jumlah korban meninggal dunia dan korban hilang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Secara keseluruhan sudah terdaftar 1.135 korban meninggal dunia dan 173 korban hilang.
”Mengenai perkembangan dari hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan di 3 provinsi. Per hari ini ada penambahan jumlah korban jiwa sebanyak 6 jiwa, sehingga total yang kemarin 1.129 jiwa menjadi 1.135 jiwa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara dalam jaringan (daring).
Menurut Abdul Muhari, temuan korban meninggal dunia itu sekaligus mengurangi angka korban hilang yang sampai hari ini tercatat sebanyak 173 orang. Dia menegaskan, operasi SAR masih berlangsung. Tim Gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan Basarnas terus mengupayakan pencarian ratusan korban hilang tersebut.
Secara terperinci, data yang disampaikan BNPB mencatat 503 korban meninggal dunia dan 31 korban hilang berasal dari Aceh, kemudian 371 korban meninggal dunia dan 70 korban hilang berasal dari Sumut, serta 261 korban meninggal dunia dan 72 korban hilang dari Sumbar. Selain korban meninggal dunia dan korban hilang, bencana alam di 3 provinsi tersebut memaksa ratusan ribu korban mengungsi.
”Jumlah pengungsi saat ini 489.864 jiwa. Jumlah pengungsi terbanyak berada di wilayah Aceh dengan angka 466,6 ribu orang,” kata Abdul Muhari.
Penungsi di Sumut 13 ribu orang dan Sumbar 10 ribu pengungsi. Lebih lanjut, Abdul Muhari menyampaikan, distribusi logistik untuk korban terdampak bencana di 3 provinsi tersebut juga masih terus mengalir. Termasuk logistik yang dikirim langsung dari Jakarta.
”Distribusi logistik dari Posko Nasional di Halim ini terus berjalan hingga hari ini. Ini animo masyarakat, kementerian lembaga, pemerintah daerah dari provinsi-provinsi seluruh Indonesia terus berdatangan. Total 1.370 ton yang sudah masuk ke Posko Halim dan sudah didistribusikan 1.361 ton, masih ada buffer stok 6 ton,” jelas Abdul Muhari.
Khusus di Aceh, Abdul Muhari menyampaikan bahwa bantuan yang terdistribusi hari ini sebanyak 37,4 ton, Sumut 8,7 ton, dan Sumbar 6,1 ton. Tidak hanya melalui udara, bantuan-bantuan tersebut juga sudah mulai dapat didistribusikan lewat jalur darat lantaran sudah banyak akses jalan berhasil dipulihkan oleh petugas gabungan di lokasi terdampak bencana.[JPNN]



