Hong Kong

Dua PRT Ditangkap Setelah Bayi Berusia 4 Bulan Alami Pendarahan Otak

Hong Kong, BI [21/01] – Dua pembantu rumah tangga asing telah ditangkap setelah seorang bayi laki-laki berusia empat bulan ditemukan tidak sadarkan diri dengan pendarahan otak dan memar di rumahnya di Sheung Shui Minggu lalu.

Ayah bayi tersebut, yang bernama Lo, mengatakan bahwa pembantu rumah tangga tersebut menghubunginya sekitar pukul 02.11 pada tanggal 18 Januari setelah memberi makan bayi tersebut, yang dijuluki “Sai Bo,” dan mendapati bayi tersebut tidak responsif. Ambulans dipanggil pada pukul 02.22.

Bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Distrik Utara, di mana dokter menemukan pendarahan otak dan memar. Ia dipindahkan ke Rumah Sakit Prince of Wales untuk operasi darurat guna mengeluarkan cairan dari otaknya dan sekarang dalam kondisi stabil di ruang perawatan intensif.

Lo memberikan rekaman kamera keamanan rumah kepada polisi. Ia mengatakan rekaman tersebut menunjukkan pembantu rumah tangga, seorang wanita Filipina yang dipekerjakan pada Agustus tahun lalu yang biasanya “bertingkah normal,” mengguncang bayi tersebut dengan kasar dan mencengkeram lehernya.

Lo mengatakan bayi tersebut tidak dapat membela diri dan menyebut tindakan yang diduga sebagai “pembunuhan.” Ia mengunggah postingan tersebut secara online untuk meningkatkan kesadaran dan memperingatkan orang tua agar memantau bagaimana pengasuh memperlakukan anak-anak.

Polisi menangkap dua wanita asing, berusia 28 dan 45 tahun, atas dugaan pengabaian terhadap anak atau remaja. Kasus ini ditangani oleh unit kriminal distrik Tai Po. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.