
RIAU, BI [12/01] – Sebanyak lima unit rumah warga mengalami kerusakan akibat ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.
Kepala Kepolisian Resor Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1) dini hari. Tetapi ledakan tersebut tidak menimbulkan kebakaran seperti kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
”Saat peristiwa berlangsung, kondisi cuaca di lokasi sedang hujan. Ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas,” kata Fahrian Saleh Siregar seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru, Minggu (11/1).
Rumah yang terdampak masing-masing milik Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, dan Edi Tamsil. Rumah milik Ahmad Hojali mengalami kerusakan cukup parah karena lokasinya sangat dekat dengan pipa gas.
Pasca ledakan, lanjut Fahrian Saleh Siregar, pihak perusahaan langsung mengambil langkah cepat dengan menutup saluran gas di lokasi kejadian. Selain itu, berdasar laporan petugas Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat yang turun ke Lokasi.
Dia menambahkan, ledakan terdengar sangat kuat hingga material tanah hasil ledakan menimpa rumah warga. ”Kondisi setelah ledakan, tanah terlihat berlubang cukup besar dan dalam,” ujar Fahrian.
”PT TGI melakukan perbaikan serta berkoordinasi dengan warga terdampak untuk proses ganti rugi. Mereka juga duduk bersama warga yang rumahnya terdampak untuk membahas penyelesaian,” lanjut dia.
Sebelumnya ledakan pipa gas PT TGI juga meledak dan menjadi menimbulkan kebakaran hebat di Inderagiri Hilir, Jumat (2/1). 10 orang dilaporkan terluka, tiga kendaraan dan bangunan juga dilaporkan terbakar. [JP/BI]



