China Mengecam Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran

Beijing, BI [02/03] – Menteri Luar Negeri Wang Yi pada hari Minggu mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Amerika Serikat dan Israel.
Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Wang menggambarkan pembunuhan pemimpin negara berdaulat dan seruan untuk perubahan rezim sebagai tindakan yang tidak dapat diterima, melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar hubungan internasional, menurut Kantor Berita Xinhua.
Wang menyatakan posisi China mengenai situasi di Iran: penghentian segera operasi militer, segera kembali ke dialog dan negosiasi, dan penentangan bersama terhadap tindakan sepihak, tambah Xinhua.
Ia juga mengatakan bahwa tidak dapat diterima bagi AS dan Israel untuk melancarkan serangan terhadap Iran selama negosiasi antara Washington dan Teheran.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri juga “mengutuk keras” pembunuhan pemimpin tertinggi Iran.
Pembunuhan itu merupakan “pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran, penginjakkan terhadap tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB dan norma-norma dasar hubungan internasional”, kata juru bicara tersebut.
“China dengan tegas menentang dan mengutuk keras hal ini,” tambah juru bicara tersebut, seraya menyerukan “penghentian segera operasi militer”. (Laporan tambahan oleh AFP)



