Kenapa Mata Bengkak Setelah Menangis?

Jakarta, BI [20/03] – Memahami alasan kenapa mata bengkak setelah menangis dapat membantu Anda mengetahui cara mengatasinya. Dengan begitu, Anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk meredakan pembengkakan pada mata dan menjaga kesehatan area mata secara keseluruhan.
Mata bengkak setelah menangis terjadi akibat perubahan fisik pada area di sekitar kelopak mata. Saat Anda menangis, kelenjar air mata memproduksi cairan dalam jumlah lebih banyak. Sebagian air mata memang mengalir keluar melalui pipi, tetapi sebagian lainnya dapat terserap oleh jaringan di sekitar mata.
Penumpukan cairan inilah yang kemudian membuat kelopak mata tampak sembab. Selain itu, menangis juga dapat memperlebar pembuluh darah di area mata sebagai respons tubuh terhadap emosi, sehingga menimbulkan pembengkakan ringan dan kemerahan.
Kondisi ini tidak berbahaya dan akan mereda dengan sendirinya. Namun, mata bisa tampak lebih bengkak jika Anda menangis terlalu lama atau sering menggosok mata. Menggosok mata setelah menangis justru dapat memperparah iritasi dan meningkatkan aliran darah ke area tersebut, sehingga pembengkakan menjadi lebih jelas.
Faktor lain, seperti posisi berbaring setelah menangis atau sensitivitas tubuh terhadap stres emosional, juga dapat membuat mata tampak lebih sembab. Jadi, pertanyaan mengenai kenapa mata bengkak setelah menangis sudah jelas, ya.
Cara Mengatasi Mata Bengkak Setelah Menangis
Beberapa langkah sederhana untuk membantu meredakan mata bengkak setelah menangis antara lain:
1. Kompres dingin pada area mata
Mengompres mata dengan kain bersih yang dibasahi air dingin adalah cara efektif untuk mengurangi pembengkakan. Caranya pun mudah, cukup lipat kain bersih, basahi dengan air dingin, lalu tempelkan perlahan pada kelopak mata tertutup selama 5–10 menit.
Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah dan menurunkan penumpukan cairan di jaringan sekitar mata.
2. Menempelkan irisan timun
Timun dikenal sebagai bahan alami yang sering digunakan untuk membantu mengurangi bengkak pada mata. Cara menggunakannya cukup sederhana. Iris timun tipis-tipis, lalu simpan di dalam lemari es selama beberapa menit hingga terasa dingin.
Setelah itu, berbaringlah dan tempelkan irisan timun pada kedua mata yang tertutup selama sekitar 10–15 menit.
Kandungan air yang tinggi serta sensasi dingin dari timun dapat membantu menenangkan area sekitar mata, mengurangi pembengkakan ringan, dan memberikan rasa segar pada mata yang sembab.
3. Pakai sendok dingin
Sendok berbahan logam yang didinginkan dapat digunakan sebagai alternatif kompres dingin untuk membantu mengurangi bengkak pada mata. Caranya, masukkan dua sendok makan ke dalam kulkas selama beberapa menit hingga terasa dingin. Setelah itu, tempelkan bagian punggung sendok pada kelopak mata yang tertutup.
Biarkan selama beberapa menit hingga suhu sendok mulai menghangat. Sensasi dingin dari sendok dapat membantu menyempitkan pembuluh darah di sekitar mata, sehingga pembengkakan dan rasa tidak nyaman pada area tersebut dapat berkurang.
4. Hindari menggosok mata
Meskipun terasa gatal atau tidak nyaman, usahakan untuk tidak menggosok atau mengusap mata setelah menangis. Gesekan pada area mata dapat memperparah iritasi, membuat pembengkakan bertambah parah, dan bahkan meningkatkan risiko infeksi.
Jika perlu membersihkan air mata, cukup tepuk-tepuk perlahan area bawah mata menggunakan tisu atau kain lembut agar area mata tetap bersih tanpa menyebabkan iritasi tambahan.
5. Cukupi istirahat
Setelah menangis, penting untuk memberi waktu bagi tubuh dan mata untuk beristirahat. Istirahat yang cukup, terutama tidur, dapat membantu mempercepat pemulihan jaringan di sekitar mata yang mengalami pembengkakan.
Saat tidur, tubuh secara alami mengatur kembali keseimbangan cairan dan memperbaiki jaringan yang mungkin mengalami iritasi. Proses ini dapat membantu mengurangi sembap pada area mata.
Jika Anda belum sempat tidur, cobalah berbaring sejenak dengan mata tertutup agar mata terasa lebih rileks dan pembengkakan perlahan mereda.
6. Posisikan kepala lebih tinggi saat tidur
Saat tidur, usahakan posisi kepala sedikit lebih tinggi daripada tubuh, misalnya dengan menambahkan satu bantal. Posisi ini dapat membantu mencegah penumpukan cairan di jaringan sekitar mata, sehingga pembengkakan bisa lebih cepat mereda.
Sebaliknya, hindari tidur dalam posisi tengkurap. Posisi tersebut dapat membuat cairan lebih mudah berkumpul di area wajah dan sekitar mata, sehingga mata berisiko terlihat lebih bengkak saat bangun tidur.
7. Minum air putih yang cukup
Hidrasi yang cukup penting untuk membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan dan mengurangi pembengkakan. Ketika Anda cukup minum air putih, tubuh akan lebih mudah membuang sisa cairan yang menumpuk, termasuk di area sekitar mata. Selain itu, air putih juga menjaga jaringan kulit tetap sehat dan elastis.
Pada dasarnya, mata bengkak setelah menangis merupakan reaksi normal tubuh akibat penumpukan cairan di jaringan sekitar mata serta respons emosional yang terjadi saat menangis. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan dapat mereda dalam waktu singkat. [BI]



