Hong Kong

Wanita Tionghoa Tewas Di Thailand Setelah Mengirim Pesan ‘Tolong Saya’

Bangkok, BI [16/03] – Seorang wanita berusia 34 tahun dari provinsi Anhui di daratan Tiongkok dipastikan meninggal dunia setelah menghilang di Pattaya, Thailand, pada akhir Februari, tak lama setelah mengirim serangkaian pesan putus asa memohon bantuan.

Wanita tersebut, yang bernama Ji, telah tinggal dan bekerja di Pattaya untuk waktu yang lama. Sekitar pukul 6 pagi pada tanggal 21 Februari, ia mengirim tujuh pesan berturut-turut kepada seorang teman yang berbunyi “tolong saya”, beserta lokasinya.

Ketika upaya untuk menghubunginya gagal, teman tersebut memberi tahu pacarnya, yang bernama Zhang, yang melakukan perjalanan dari Tiongkok ke Thailand pada tanggal 23 Februari untuk melaporkan hilangnya Ji ke polisi Nong Prue.

Penyelidik menetapkan bahwa sebelum menghilang, Ji telah menghadiri pesta di sebuah vila pribadi di Pattaya tempat ia bekerja di bidang hiburan. Beberapa warga negara Tiongkok hadir. Rekaman CCTV menunjukkan ia berinteraksi dekat dengan seorang pria selama pertemuan tersebut.

Rekaman video selanjutnya menangkap perkembangan yang mengkhawatirkan: Ji tampak tidak sadarkan diri dan terlihat dibawa keluar dari vila oleh pria yang sama, yang kemudian menempatkannya di dalam kendaraan dan pergi tanpa mencari bantuan medis. Rekaman tersebut menandai penampakan terakhirnya dalam keadaan hidup.

Polisi melacak rute kendaraan tersebut ke selatan dari provinsi Chonburi ke Ratchaburi. Pada tanggal 25 Februari sekitar pukul 1 siang, penduduk desa di distrik Bang Phae menemukan mayat seorang wanita dalam posisi telungkup di selokan di samping perkebunan kelapa. Jenazah tersebut sebagian terendam dan menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Bagian atas tubuhnya tidak mengenakan pakaian, dan bagian bawah tubuhnya hanya mengenakan celana pendek putih. Tidak ada luka luar yang terlihat jelas.

Pengujian DNA kemudian mengkonfirmasi bahwa mayat tersebut adalah Ji. Lokasi penemuan mayat tersebut berjarak lebih dari 200 kilometer dari vila Pattaya tempat ia terakhir terlihat.

Pihak berwenang Thailand telah mengidentifikasi seorang pria Tionghoa berusia 29 tahun, bernama Zhao, sebagai tersangka utama. Mobil BMW hitam yang diduga digunakan tersebut dilaporkan dipinjam dari seorang teman dan dikembalikan keesokan harinya sebelum diparkir di Chonburi. Pada tanggal 13 Maret, polisi Nong Prue mengumumkan bahwa surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk Zhao atas tuduhan termasuk penahanan ilegal yang mengakibatkan kematian dan menyembunyikan mayat untuk menutupi penyebab kematian.

Polisi mengatakan penyebab pasti kematian belum ditentukan dan akan ditetapkan melalui pemeriksaan forensik. Para penyidik ​​juga berupaya mengklarifikasi sifat hubungan antara Ji dan tersangka, termasuk apakah mereka saling mengenal sebelum pesta tersebut. Pacar Ji tetap berada di Thailand untuk membantu penyelidikan yang sedang berlangsung. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.