
Bea Cukai Menangkap Enam Orang Terkait Barang Palsu Piala Dunia
Jakarta, BI [11/06] – Petugas bea cukai pada hari Kamis mengatakan mereka menangkap enam orang dalam operasi yang menargetkan barang palsu terkait Piala Dunia.
Sebanyak 230.000 barang yang disita – yang merupakan pengiriman lintas batas atau barang daring – diperkirakan memiliki nilai pasar sebesar HK$156 juta.
Sebagian besar barang termasuk sepatu dan jam tangan yang diduga palsu, sementara sisanya adalah jersey yang diduga palsu.
Wayne Chung, penyelidik senior dari Biro Investigasi Kekayaan Intelektual, mengatakan jersey yang disita memiliki kemiripan yang tinggi dengan yang asli.
“Jersey palsu yang disita dalam operasi ini memiliki tingkat keaslian yang cukup tinggi. Pengerjaan beberapa di antaranya cukup teliti. Secara umum, pelanggan akan kesulitan membedakan barang palsu dari kaos asli,” katanya.
“Kami memperhatikan bahwa beberapa jersey palsu meniru pola 3D yang ditemukan pada kain jersey asli. Selain itu, ada beberapa yang dilengkapi dengan label merek dan dikemas secara individual.”
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa ada juga stiker transparan di area yang rentan terhadap goresan untuk perlindungan, sebagai upaya untuk lebih sesuai dengan kemasan jersey asli.
Semua jersey yang disita akan diangkut ke tempat lain, bukan untuk dijual di SAR, 80 persen di antaranya ditujukan untuk Amerika, tambah Chung.
Ia percaya ini disebabkan oleh tingginya permintaan jersey selama Piala Dunia yang dimulai pada Jumat pagi waktu Hong Kong.
Para tersangka, berusia antara 17 dan 36 tahun, dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan.
Masyarakat diimbau untuk membeli barang di toko-toko terpercaya dan memperhatikan kualitas jersey untuk mencegah mereka membawa pulang barang palsu.
Petugas bea cukai juga meminta orang-orang yang bekerja di sektor logistik untuk tetap waspada saat memeriksa barang pelanggan, dan melaporkan kecurigaan apa pun yang mungkin mereka miliki kepada pihak berwenang jika perlu. [BI]




