Hong Kong

Penjualan Ritel Di Hong Kong Pada Bulan April Alamai Pertumbuhan 8,6%

Hong Kong, BI [02/06] – Penjualan ritel Hong Kong melanjutkan kenaikan untuk bulan ke-12 berturut-turut pada bulan April menjadi senilai HK$31,4 miliar, sementara peningkatannya menyempit menjadi 8,6 persen dibandingkan tahun lalu, menurut data pemerintah yang dirilis pada hari Selasa.

Angka tersebut dibandingkan dengan pertumbuhan yang direvisi sebesar 12,8 persen pada bulan Maret, menurut data yang dirilis oleh Departemen Sensus dan Statistik. Angka tersebut juga jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 13,7 persen.

Volume total penjualan ritel pada bulan April tumbuh sebesar 6,4 persen, dibandingkan dengan peningkatan 9,8 persen pada bulan Maret.

Untuk empat bulan pertama tahun 2026, nilai total penjualan ritel meningkat sebesar 11,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sementara volumenya naik 9 persen.

Penjualan ritel online melonjak 30,6 persen year-on-year menjadi HK$3 miliar pada bulan April, yang menyumbang 9,7 persen dari total penjualan. Jika digabungkan dengan empat bulan pertama, nilai penjualan ritel online melonjak 30,2 persen.

Ke depan, sektor ritel diperkirakan akan terus diuntungkan dari ekspansi ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan signifikan jumlah wisatawan mancanegara, dan sentimen konsumsi yang tangguh, kata seorang juru bicara pemerintah.

Pemerintah akan tetap waspada terhadap risiko penurunan yang timbul dari ketegangan geopolitik yang berkembang dan kemungkinan dampaknya terhadap pasar konsumsi lokal, tambah juru bicara tersebut.

Pertumbuhan penjualan terlihat di sebagian besar jenis gerai ritel pada bulan April, di antaranya kendaraan bermotor dan suku cadangnya mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar 46,1 persen, diikuti oleh peningkatan 21,9 persen untuk penjualan barang elektronik dan barang tahan lama konsumen lainnya yang tidak diklasifikasikan di tempat lain.

Penjualan perhiasan, jam tangan, jam dinding, dan hadiah berharga juga melonjak sebesar 19,8 persen nilainya.

Di sisi lain, penjualan bahan bakar anjlok sebesar 11,7 persen karena harga naik. Penjualan obat-obatan dan herbal Tiongkok serta komoditas di department store mengalami penurunan masing-masing sebesar 8,5 persen dan 6,7 persen.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.