Hong Kong

Seorang Pria Ditangkap Setelah Video Pelecehan Terhadap Siswa Viral

Hong Kong, BI [06/06] – Seorang pria berusia 65 tahun ditangkap di pos pemeriksaan perbatasan Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau pada Jumat malam setelah sebuah video viral muncul yang menunjukkan dia diduga meraba-raba seorang siswi sekolah menengah di dek atas bus tingkat.

Petugas kepolisian Mong Kok segera memulai penyelidikan setelah melihat rekaman yang beredar luas secara online.

Bekerja sama dengan petugas penghubung sekolah, polisi berhasil menghubungi korban, seorang siswi kelas tiga sekolah menengah, untuk mendapatkan detail kejadian tersebut.

Dengan kerja sama penuh dari Kowloon Motor Bus Company Limited (KMB) dan peninjauan komprehensif rekaman kamera keamanan, para penyelidik dengan cepat mengidentifikasi tersangka, seorang pedagang perangkat keras lokal bernama Wu.

Tersangka, yang tidak dikenal oleh korban, dicegat dan ditangkap saat ia mencoba memasuki Hong Kong melalui pos pemeriksaan pada Jumat malam.

Pihak berwenang secara resmi mendakwanya dengan satu tuduhan pelecehan seksual dan menolak permohonannya untuk dibebaskan dengan jaminan.

Ia dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Kowloon Barat Senin pagi mendatang.

Insiden tersebut terjadi saat korban sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah.

Karena sangat ketakutan akibat kejadian tersebut, siswi itu tidak segera melaporkan kejahatan tersebut kepada polisi.

Petugas penegak hukum telah mengkonfirmasi bahwa mereka bekerja sama erat dengan keluarga dan sekolah korban untuk memastikan ia menerima konseling dan dukungan yang layak.

Rekaman video, yang diambil oleh seorang saksi mata di jalan, menunjukkan bus berhenti sementara di Jalan Mong Kok dekat Jalan Sai Yeung Choi Selatan.

Seorang pria yang mengenakan kaus tanpa lengan putih terlihat mengulurkan tangannya dari kursi belakang ke arah dada siswi berseragam sekolah tersebut.

Meskipun korban mencondongkan tubuh ke depan untuk menghindari kontak tersebut, ia tetap duduk di kursinya sambil melihat ponselnya.

Rekaman video tersebut menangkap seorang saksi yang berteriak memberi peringatan dari jalan untuk mencoba menghentikan pelecehan dan memperingatkan orang lain, tetapi jarak yang jauh mencegah intervensi langsung sebelum bus tersebut pergi.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.