Daerah

50 Helikopter “Water Bombing” Masih Beroperasi Untuk Padamkan Api

Banjarbaru, BI [12/10] – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan 50 helikopter water bombing masih beroperasi di enam provinsi prioritas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Helikopter masih siaga, tidak ada pengurangan dari operasi udara,” kata dia di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

Adapun enam daerah itu yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Menhut mengakui helikopter sangat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau petugas di darat.

Meskipun demikian, penerbangan helikopter terkendala ketika jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal.

“Jadi, pilot tidak bisa bermanuver ketika jarak pandang terbatas seperti di Kalimantan Tengah, padahal helikopter telah disiagakan di tiga wilayah di Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit,” katanya.

Pada saat helikopter tidak bisa beroperasi, lanjut Menhut, maka Satgas Darat menjadi tumpuan pemadaman karhutla.

Petugas gabungan Manggala Agni, TNI-Polri, BPBD hingga relawan masyarakat pun terus bahu membahu di lapangan.

Menhut meninjau penanggulangan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru untuk memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.

Berdasarkan data Sipongi Kemenhut dengan cut off 11 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB, jumlah hotspot di Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 28 menjadi 15 titik. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.