Hong Kong

Chris Tang Imbau Masyarakat Tak Gampang Terjebak Penipuan Telepon

Chris Tang mendapatkan telpun dari penipu dan dikatakan telah melanggar hukum

Hong Kong, BI [15/10] – Sekretaris Keamanan Chris Tang Ping-keung mengimbau warga agar tidak terjebak dalam penipuan melalui telepon. Imbauan ini disampaikan bersamaan dengan sebuah video yang memperlihatkan dirinya saat meladeni panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat Biro Keamanan.

Dalam video yang diunggah pada hari Kamis tersebut, pelaku penipuan memberi tahu Tang bahwa ia diduga melanggar hukum di wilayah daratan Tiongkok, lalu menginstruksikannya untuk segera melapor ke lantai 10 Kantor Pemerintah Pusat (Central Government Offices) guna memverifikasi identitas dan membantu proses penyelidikan.

Tang menanggapi dengan menanyakan dari unit mana penelepon tersebut berasal. Ia juga menyebutkan bahwa saat itu ia sudah berada di lantai 10 dan justru meminta penelepon tersebut untuk datang menemuinya.

Tang menegaskan bahwa Biro Keamanan tidak akan pernah menelepon warga untuk meminta bantuan dalam penyelidikan, ataupun meminta uang atau transfer dana. Ia memperingatkan bahwa panggilan telepon apa pun yang mengajukan permintaan semacam itu adalah penipuan.

Ia menambahkan, panggilan penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah biasanya dirancang untuk mencuri informasi pribadi atau menipu korban agar bersedia mentransfer sejumlah dana.

Tang mengingatkan warga untuk tetap tenang, melakukan verifikasi informasi saat menerima panggilan yang mencurigakan, serta tidak mudah tertipu oleh taktik semacam itu.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.