
Pengajian Akbar Bersama K.H. M. Thoha Abrori Dihadiri Oleh Ratusan Jamaah
Hong Kong, BI [04/10] – TPQ Ma’arif kembali menggelar Pengajian Akbar bersama K.H. M. Thoha Abrori, pada Minggu, 27 September 2026. Pengajian yang digelar di Aula Masjid Jami’ Tsim Sha Tsui ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, yang terbagi menjadi dua sesi, pagi dan siang.
Ratusan jamaah tumpah ruah memadati aula masjid. Mereka datang dari berbagai penjuru Hong Kong, rela meluangkan hari liburnya demi mendengarkan tausiyah dari ulama yang dikenal santun dan penuh hikmah tersebut.
K.H. M. Thoha Abrori sendiri dikenal sebagai sosok ulama dan mubaligh yang aktif menyampaikan dakwah di berbagai pengajian, serta merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Salaf Khosinatul Abror Bojonegoro. Gaya ceramahnya yang khas, dengan tuntunan praktis, pembersihan hati, dan penguatan iman yang dikemas secara santun khas ulama salaf, membuat jamaah betah berlama-lama menyimak.
Dalam tausiyahnya, Kyai Thoha menyampaikan pesan yang sangat menyentuh tentang hakikat nilai seorang manusia di hadapan Allah SWT. Beliau mengingatkan agar jangan pernah meremehkan hal yang kecil, karena di mata Allah, kecil belum tentu tidak bernilai.
“Ternyata kecil belum tentu tidak bernilai. Kadang untuk bernilai tidak harus besar. Orang juga seperti itu, jangan melihat tampannya, jangan melihat wajahnya,” tutur beliau dengan lembut.
Beliau kemudian menjelaskan sebuah hadist sahih riwayat Imam Muslim yang menjadi penguat: InnaLlāha lā yanẓuru ilā ajsādikum wa lā ilā ṣuwarikum, wa lākin yanẓuru ilā qulūbikum.
Yang artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh dan rupa kalian, tetapi Allah melihat kepada hati kalian.”
Hadist ini menjadi pengingat yang mendalam bagi para PMI yang hadir, bahwa Allah tidak menilai seseorang dari fisik, jabatan, atau harta, melainkan dari ketulusan dan kebersihan hatinya.
“Jangan pernah meremehkan kebaikan yang kecil, siapa tahu kebaikan yang kecil itu justru yang menyebabkan datangnya ridho Allah,” ungkap Kyai Thoha.
Beliau menambahkan, terkadang sesuatu yang terlihat kecil dan sederhana di mata manusia, justru lebih berharga dan lebih bernilai di sisi Allah SWT. Sebuah senyuman tulus, sedekah kecil yang ikhlas, atau membantu teman yang kesulitan, bisa menjadi jalan datangnya rahmat.
Pesan tersebut terasa begitu relevan dan menenangkan hati para jamaah yang menjalani hidup di tanah rantau.
Usai tausiyah, suasana haru terasa. Banyak sekali jamaah yang curhat tentang masalah pribadinya, meminta nasihat, hingga meminta doa khusus dari Kyai Thoha. Dengan penuh kesabaran dan ketulusan, beliau mendengarkan dan mendoakan satu per satu jamaah yang datang.
Acara yang penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi foto bersama. Pengajian akbar ini pun berakhir hingga jam 4 sore ba’da Ashar, dengan hati jamaah yang terasa lebih tenang.(esti)




