
The Jackson Dancer Rayakan Anniversary Ke 15 Berkarya Dengan Meriah
Hong Kong, BI [04/10] – Siapa yang tak kenal sosok Arya Jackson? Di kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Hong Kong, namanya identik dengan panggung, tarian, dan kebanggaan budaya Indonesia. Tahun ini, grup kesenian yang ia dirikan, The Jackson Dancer, genap memasuki usia 15 tahun.
Perayaan istimewa bertajuk 15TH ANNIVERSARY THE JACKSON DANCER ini digelar dengan sangat meriah pada Minggu, 27 September 2026, bertempat di Ruang Ramayana, KJRI Hong Kong. Selama 2 jam penuh, acara yang dihadiri sekitar 100 orang ini dipenuhi dengan tawa, haru, dan kebanggaan.
Acara diawali dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Setelah itu, layar menampilkan kaleidoskop 15 tahun perjalanan The Jackson Dancer. Grup yang awalnya hanya berangkat dari kecintaan pada modern dance ini, perlahan merambah dan jatuh cinta pada kesenian tradisional Indonesia.
Perjalanannya sungguh luar biasa. Berbagai event, baik yang diadakan oleh pemerintah Indonesia di Hong Kong maupun pemerintah Hong Kong sendiri, telah menjadi saksi kiprah mereka. Bahkan, The Jackson Dancer sudah wira-wiri di TV Nasional Hong Kong.
Tercatat hingga saat ini, sudah 9 kali The Jackson Dancer dipercaya untuk mengisi acara di TV Nasional Hong Kong untuk memperkenalkan kesenian, baju adat, hingga makanan Indonesia kepada masyarakat lokal. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan dan tidak main-main.
Kepercayaan itu tidak pernah disia-siakan. The Jackson Dancer terus berkarya, membawa nama Indonesia bersinar di panggung internasional.
Ulang tahun kali ini terasa semakin spesial dengan hadirnya majikan dari Arya dan Ucix. Dalam sambutan singkatnya, majikan Arya mengungkapkan rasa beruntungnya memiliki seorang domestic helper yang sangat potensial dan berbakat.
“Saya merasa sangat beruntung memiliki Arya. Saya sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri,” ujarnya tulus, yang langsung disambut tepuk tangan haru dari para undangan.
Berbagai hiburan memukau pun disuguhkan. Penampilan energik dari The Jackson Dancer, Tari Cendrawasih yang anggun dan penampilan tari tradisional yang lain membuat suasana semakin hidup.
Momen paling mengharukan terjadi saat Arya Jackson menyampaikan sambutannya. Dengan nada serak dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga.
Ia berterima kasih khususnya kepada Angelina Ucix, partner seperjuangannya yang selama ini setia menemani dalam suka dan duka demi tetap bersinarnya The Jackson Dancer. Ia juga berterima kasih kepada majikannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan seluas-luasnya untuk berkreasi bersama tim.
Dengan penuh haru, Arya mengakui bahwa selama 15 tahun membesarkan The Jackson Dancer, perjalanannya penuh liku-liku yang tak mudah dan begitu berat.
“Bahkan saya pernah putus asa ingin melepas Jackson Dancer ini, karena rasanya sudah tidak kuat. Dan Ucix-lah yang selalu memberi support, yang selalu bilang ‘jangan menyerah’, sehingga kita bisa sampai di titik ini, 15 tahun,” ungkap Arya, mengenang masa-masa putus asa.
Acara yang penuh kehangatan ini juga dihadiri oleh para sponsor dan tamu undangan, dari KJRI Hong Kong, Yuni, Neneng, serta perwakilan dari berbagai organisasi di Hong Kong.
15 tahun bukanlah waktu yang singkat. The Jackson Dancer telah membuktikan bahwa mimpi yang dirawat dengan kerja keras, persahabatan, dan cinta pada budaya, akan terus hidup dan menginspirasi.
Selamat ulang tahun ke-15, The Jackson Dancer! Teruslah menari dan mengharumkan nama Indonesia.(esti)




