Dilarang Merokok Sambil Berjalan Di Hong Kong

Hong Kong, Bi [14/09] – Kepala Dewan Merokok dan Kesehatan Hong Kong, Henry Tong, pada hari Sabtu [13 September] mengatakan bahwa kamera pengawas dapat membantu menegakkan langkah-langkah pengendalian tembakau baru yang disahkan oleh Dewan Legislatif pada hari Kamis.
Meskipun langkah-langkah tersebut akan membantu mengurangi tingkat merokok di Hong Kong, pihak berwenang mungkin menghadapi tantangan dalam menegakkan undang-undang baru tersebut, dan di sinilah teknologi baru dapat berperan, ujar Henry Tong.
Undang-undang yang diamandemen melarang penjualan rokok beraroma dan kepemilikan produk rokok alternatif seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan. Undang-undang ini juga memperluas area bebas rokok yang diwajibkan undang-undang untuk mencakup lebih banyak tempat umum.
“Kami pikir beberapa perangkat pengawasan seperti CCTV… juga akan membantu menerapkan undang-undang baru ini,” kata Tong.
“Namun untuk penggunaan perangkat dan kamera pengawas ini, kami juga perlu mengedukasi dan memberi informasi kepada publik, sehingga mereka merasa bahwa ini untuk penegakan hukum dan tidak melanggar privasi mereka.”
Tong mengatakan bahwa langkah-langkah yang baru diperkenalkan ini akan membantu mengurangi tingkat merokok di Hong Kong pada tahun ini atau tahun depan.
“Sulit untuk mengatakan berapa banyak penurunannya, tetapi setiap penurunan 0,1 persen dalam preferensi merokok berarti sekitar 6.000 perokok berhenti merokok,” ujarnya.
Tong juga menyerukan larangan merokok sambil berjalan di Hong Kong.[BI]



