Internasional

Jepang Masih Perang Dengan Beruang, 13 Orang Tewas Diterkam

Tokyo, BI [13/12] – Sebuah resor ski di Jepang mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah menerima laporan penampakan beruang, sementara seorang pemain snowboard menggambarkan bagaimana salah satu hewan tersebut mengejarnya di lereng.

Sebanyak 13 orang tewas akibat serangan beruang di seluruh negeri sejak April, dengan insiden yang dilaporkan secara teratur tentang beruang yang memasuki rumah, berkeliaran di dekat sekolah, dan mengamuk di supermarket.

“Kami telah berpatroli untuk memeriksa apakah ada jejak kaki beruang setiap hari sejak kami menerima dua laporan penampakan pada hari Minggu,” kata Kazuya Shirakawa dari Taman Olahraga Gunung Hakuba47 di wilayah Nagano kepada AFP.

Karyawan resor ski belum melihat tanda-tanda beruang sejak laporan tersebut, kata Shirakawa.

Beruang biasanya memasuki hibernasi di musim dingin, tetapi seorang pria diserang awal bulan ini di wilayah tersebut saat membersihkan salju di dekat rumahnya.

Sementara itu, seorang pemain snowboard yang memposting video di Instagram tentang pertemuannya dengan beruang mengatakan kepada media bahwa hewan itu “mengejarnya” di lereng ski.

“Saat saya menoleh, ada seekor beruang. Saya terkejut,” katanya kepada stasiun televisi swasta TV Asahi.

Video yang diunggahnya secara daring empat hari lalu menunjukkan seekor beruang berlari ke arahnya dari bawah jalur ski di Nagano.

Tidak jelas apakah resor ski tersebut sama dengan tempat penampakan beruang lainnya dilaporkan.

“Hampir saja saya bertabrakan… dan mata kami bertemu.”

Beruang itu menyerah dan kembali ke gunung, katanya.

“Jika saya jatuh, saya akan tertangkap. Jika saya bertabrakan, saya mungkin akan diserang. Itu nyaris celaka.”

Secara terpisah pada hari Jumat, Jepang memilih karakter kanji untuk beruang sebagai simbol untuk tahun 2025.

Masyarakat memberikan suara dalam acara tahunan tersebut untuk karakter tertulis yang menurut mereka paling mewakili tahun sebelumnya.

Seorang pria berusia 53 tahun yang memilih karakter tersebut mengatakan: “Tahun ini terasa seperti tahun ketika hewan-hewan turun ke daerah pemukiman dan mengamuk, menyebabkan cedera pada orang-orang, kerusakan pada tanaman, dan pembatalan acara.”

Pemerintah Jepang tengah berupaya keras mengatasi lonjakan serangan beruang, yang menurut para ilmuwan disebabkan oleh pertumbuhan populasi beruang yang pesat, dikombinasikan dengan panen biji ek yang buruk tahun ini dan penurunan populasi manusia. [AFP/BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.