Hong Kong

PMI Tertangkap Basah Mengguncang Bayi Dengan Keras, Membuat Ibu Terkejut

Hong Kong, BI [17/01] – Seorang ibu di Hong Kong, yang dikenal sebagai C, menemukan melalui kamera keamanan rumah bahwa asisten rumah tangga asal Indonesia yang baru dipekerjakannya mengguncang bayinya yang berusia 4 bulan dengan keras hingga 3 menit, menyebabkan trauma kepala yang menurut dokter bisa berakibat fatal.

Asisten rumah tangga tersebut, yang direkrut melalui agen dengan bayaran HK$19.800 dan mengaku memiliki pengalaman merawat bayi selama 4 tahun di Singapura, awalnya tampak penyayang dan lembut.

Setelah satu bulan, C memperhatikan asisten rumah tangga tersebut tidur bersama bayinya dan memeriksa rekaman, yang menunjukkan pemberian makan yang kasar dan guncangan kuat yang menyebabkan kepala bayi terbentur ke depan dan ke belakang.

Khawatir, ia menginstruksikan asisten rumah tangga tersebut untuk tidak mengguncang bayinya dengan keras, tetapi seminggu kemudian menemukan bayinya linglung dan menolak susu.

Ia memeriksa rekaman lagi dan melihat asisten rumah tangga tersebut mengguncang bayinya dengan intens selama 3 menit penuh.

Dokter menyatakan bahwa tindakan ini dapat menyebabkan bayi mengalami trauma kepala akibat kekerasan, di mana guncangan keras menyebabkan otak membentur tengkorak, berpotensi merobek pembuluh darah dan menyebabkan kematian.

C melaporkan kasus tersebut ke polisi, langsung memecat pengasuh tersebut, dan membagikan kisahnya di acara Scoop TVB untuk mendesak agensi agar menyeleksi pelamar dengan catatan kekerasan. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.