InternasionalNasional

Prabowo Ajak Universitas Top Inggris Dirikan 10 Kampus di RI

Jakarta, BI [21/01] – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris mendirikan 10 universitas baru di Indonesia.
Ia menyampaikan itu dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable yang digelar di Lancaster House, London, pada Selasa (20/1).

“Kita ingin mengajak kerjasama nanti, mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gajah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi,” ujar Prabowo dalam keterangannya kepada awak media usai acara.

Prabowo menyampaikan langkah itu merupakan upaya pemerintah mempercepat membangun pendidikan di Indonesia.

Ia menyatakan bahwa Indonesia ke depan harus memiliki taraf pendidikan yang sebaik-baiknya.

Sebelumnya dalam pengantar pertemuan tersebut, Prabowo optimistis universitas-universitas baru tersebut akan mulai menerima mahasiswa pada tahun 2028 mendatang.

Ia juga menyatakan keterbukaan Indonesia terhadap dosen dan profesor asing, termasuk skema profesor tamu dari universitas mitra.

“Dan pada awal tahun 2028, kita bisa memiliki kelompok pertama di Indonesia. Jadi rencananya adalah untuk membangun sebuah kawasan yang terdiri dari universitas-universitas ini, dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia,” ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah.

Nantinya, para mahasiswa akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.

Pemerintah Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan British Council, termasuk penerapan standar IELTS.

Prabowo juga menyatakan Indonesia tengah menghadapi kekurangan tenaga medis yang signifikan, termasuk dokter dan dokter gigi.

Ia mencatat Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara jumlah lulusan setiap tahunnya masih sangat terbatas.

“Kami hanya menghasilkan sekitar 9 ribu dokter setiap tahunnya. Jadi, entah berapa tahun lagi, dan pada saat kami mencapai 140 ribu dokter, semakin banyak dokter yang akan pensiun, katanya.

Ia pun berencana membangun 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.