Berapa Kali Sebaiknya Cuci Muka dalam Sehari?

Jakarta, BI [27/01] – Wajah pada setiap hari terpapar berbagai hal, mulai dari sinar matahari, polusi, riasan, hingga cahaya layar gadget, rutinitas mencuci muka menjadi langkah penting untuk menjaga kulit tetap sehat.
Simak tips dermatolog berikut agar Anda bisa mendapatkan wajah bersih dan glowing tanpa kesalahan perawatan yang sering dilakukan.
Dilansir dari laman Everyday Health, menurut dermatolog bersertifikat Aanand Geria, MD, membersihkan wajah adalah langkah dasar untuk menjaga kulit tetap sehat.
Setiap hari, wajah kita terpapar debu, minyak, dan kotoran yang jika tidak dibersihkan bisa memicu iritasi hingga masalah kulit.
Tanpa rutinitas ini, kulit cenderung terlihat kusam, lebih kering atau justru berminyak, bahkan tampak lebih cepat menua.
Dermatolog umumnya menyarankan mencuci wajah dua kali sehari. Pagi untuk membersihkan minyak yang menumpuk semalaman, dan malam untuk mengangkat debu, kotoran, serta sisa riasan.
Namun, frekuensi ini bisa berbeda tergantung jenis dan kondisi kulit. Bagi kulit kering atau sensitif, cukup bersihkan wajah di malam hari lalu bilas dengan air hangat di pagi hari.
Jika sedang mengalami rosacea atau eksim, mencuci sekali sehari juga bisa membantu mengurangi iritasi.
Intinya, kebutuhan tiap orang berbeda, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.
Dan jangan lupa, setelah olahraga atau banyak berkeringat, wajah tetap perlu segera dibersihkan.
Apa yang Terjadi Jika Terlalu Sering atau Jarang Cuci Muka?
Dilansir dari laman Healthline, menurut Ivonne, tanda bahwa wajah tidak dibersihkan dengan benar bisa terlihat dari noda yang tertinggal di sarung bantal atau sprei.
Cara lain untuk mengeceknya, usapkan kain lembap berwarna terang ke wajah. Jika muncul bekas kotor, berarti rutinitas cuci muka Anda kurang optimal.
Membersihkan wajah yang tidak tuntas dapat menyumbat pori-pori sehingga memicu komedo hitam, komedo putih, bahkan jerawat parah.
Selain itu, skincare yang Anda gunakan juga bisa jadi kurang bekerja maksimal.
Namun, mencuci wajah terlalu sering juga tidak baik. Kulit bisa terasa kering, kencang, atau iritasi.
Dr. Jasmine Ruth Yuvarani dari Nexus Clinic menambahkan, kondisi ini justru dapat membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk mengimbangi kekeringan.
Akibatnya, pori-pori kembali tersumbat dan kulit jadi lebih sensitif, sehingga perlu perawatan ekstra lembut.
Menjaga rutinitas cuci muka dengan cara dan frekuensi yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan wajah bersih dan glowing.
Ingat, setiap orang punya kebutuhan kulit yang berbeda, jadi penting menyesuaikan dengan jenis kulit dan aktivitas harian Anda.
Jika ragu, konsultasikan dengan dokter kulit agar perawatan lebih tepat sasaran. Dengan perawatan konsisten, kulit sehat, segar, dan bercahaya bukan lagi sekadar impian. [BI]



