9.400 Jamaah Umrah Jawa Timur Tertahan di Tanah Suci

Surabaya, BI [03/03] – Ribuan jamaah umrah asal Jawa Timur dilaporkan tertahan di Tanah Suci, imbas memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah antara Iran versus Amerika Serikat-Israel belakangan ini. Plt Kepala Kementerian Haji Kantor Wilayah (Kemenhaj Kanwil) Jatim, Asadul Anam menyampaikan ada sebanyak 9.400 jamaah umrah asal Jawa Timur yang tertunda kepulangannya.
“Betul ada kurang lebih 9.400 jamaah umrah asal Jawa Timur yang tertunda kepulangannya,” tutur As’adul Anam ketika dikonfirmasi awak media di Surabaya, Senin (2/3).
Ia menegaskan penundaan kepulangan 9.400 jamaah ini dikarenakan adanya penyesuaian jalur penerbangan dan kebijakan otoritas setempat, demi menjamin keselamatan jamaah di tengah konflik kawasan Timur Tengah. Kendati demikian, Anam mengimbau jamaah umrah maupun keluarga yang ada di Indonesia untuk tidak panik, namun tetap memantau informasi resmi dari pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi.
“Hingga saat ini seluruh jamaah (umrah asal Indonesia, khususnya Jawa Timur) dalam kondisi aman dan berada di bawah pendampingan pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU),” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anam menyebut Kementerian Haji juga telah mengeluarkan imbauan agar jamaah umrah menunda sementara keberangkatannya sampai situasi aman dan kondusif. Meski penerbangan dari Surabaya ke Arab Saudi maupun sebaliknya masih tetap dibuka, Anam meminta seluruh PPIU untuk menimbang faktor keselamatan secara matang sebelum memberangkatkan jamaah umrah.
“Kemenhaj pusat sudah resmi meminta samua jemaah umrah yang hendak berangkat ditunda dulu. Aspek keamanan dan keselamatan jamaah menjadi prioritas utama di tengah situasi geopolitik yang belum stabil,” tukas Anam. [JP]



