
Hentikan Penggunaan Plastik Pembungkus Untuk Membekukan Daging
pakar merekomendasikan 1 alternatif untuk mencegah kerusakan akibat pembekuan dan kehilangan nutrisi
Hong Kong, BI [16/05] – Banyak orang terbiasa membungkus daging segar dengan plastik pembungkus sebelum memasukkannya ke dalam freezer – tetapi ini adalah kesalahan besar! Seorang ahli menunjukkan bahwa menggunakan satu jenis pembungkus makanan tertentu tidak hanya mencegah pembusukan tetapi juga memungkinkan pembekuan dan pencairan yang cepat.
Menurut situs web Jepang “grape”, banyak orang membungkus daging segar atau bahan lainnya dengan plastik pembungkus lalu membekukannya untuk digunakan nanti. Padahal, membungkus daging dengan plastik pembungkus justru menurunkan teksturnya. Para ahli sangat merekomendasikan penggunaan aluminium foil (aluminium foil) untuk membekukan daging karena dua keuntungan utama:
Pembekuan dan Pencairan Cepat: Aluminium foil memiliki konduktivitas termal yang sangat baik. Dibandingkan dengan plastik pembungkus, makanan yang dibungkus dengan aluminium foil membeku lebih cepat saat dimasukkan ke dalam freezer, dan saat Anda perlu memasaknya, kecepatan pencairannya juga jauh lebih cepat.
Pencegahan Kerusakan Akibat Pembekuan yang Efektif: Aluminium foil memiliki sifat penghalang gas yang sangat baik, secara efektif mencegah daging mengalami kerusakan akibat pembekuan atau pembusukan selama penyimpanan beku jangka panjang.
Situs web Grape menjelaskan bahwa freezer burn mengacu pada fenomena di mana permukaan makanan beku berubah warna dan teksturnya berubah karena mengering. Tiga penyebab utama freezer burn adalah:
Penguapan Kelembapan: Dalam lingkungan suhu yang sangat rendah di dalam freezer, kelembapan di permukaan makanan dapat langsung berubah dari padat menjadi gas (sublimasi), menyebabkan permukaan mengering, sehingga terlihat seperti hangus. Karena kelembapan terus hilang, daging menjadi kering dan rapuh, dan bintik-bintik putih bahkan dapat muncul di permukaan.
Oksidasi Berkelanjutan: Ketika permukaan makanan terpapar udara di dalam freezer, bahkan pada suhu rendah, reaksi kimia dengan oksigen (oksidasi) masih dapat terjadi. Khusus untuk daging dan ikan, oksidasi secara langsung menyebabkan pembusukan lemak, hilangnya rasa segar, dan perubahan warna.
Kekedapan yang Tidak Memadai: Jika kemasan tidak cukup kedap udara, udara dapat dengan mudah masuk ke dalam kantong, membuat makanan rentan terhadap freezer burn.
Salah Satu Metode Pembungkus untuk Meningkatkan Kekedapan Udara: Hindari Pencairan di Satu Lokasi.
Banyak orang keliru percaya bahwa aluminium foil tidak dapat menempel pada makanan seerat plastik pembungkus. Namun, situs web Grape menunjukkan bahwa dengan mengubah teknik pembungkus Anda, kekedapan udara aluminium foil ternyata sangat efektif:
Letakkan daging di tengah foil, lipat foil untuk membungkus seluruh potongan daging dengan rapat, lalu lipat dan tekan tepi tiga sisi yang tersisa (kiri, kanan, atas). Metode pembungkus ini, yang berbentuk seperti “ko” (katakana Jepang ‘ko’), disebut “pembungkus berbentuk ko” dan menghasilkan penyegelan yang sangat baik.
Situs web Grape juga mengingatkan pengguna tentang dua tindakan pencegahan keselamatan penting saat menggunakan aluminium foil untuk membekukan dan mencairkan makanan:
Aluminium foil tidak boleh digunakan dalam oven microwave. Sebelum menggunakan microwave untuk mencairkan makanan, pastikan untuk melepaskan aluminium foil sepenuhnya.
Hindari pencairan pada suhu ruangan, karena ini meningkatkan risiko perkembangbiakan bakteri penyebab keracunan makanan.[BI]



