
Penasihat Transportasi HK Dukung Rencana Regulasi Layanan Taksi Online
Hong Kong, BI [18/05] – Komite Penasihat Transportasi (TAC) hari ini menerima pengarahan dari Pemerintah mengenai kerangka peraturan yang diusulkan untuk layanan taksi online, seiring dengan upaya para pejabat untuk menyelaraskan kebijakan dengan perubahan teknologi yang pesat dan kebiasaan perjalanan yang terus berkembang.
Para pemangku kepentingan masyarakat — mulai dari penumpang dan pelaku bisnis taksi hingga operator platform — telah mendesak pengawasan yang cepat untuk memenuhi beragam kebutuhan mobilitas sekaligus memastikan persaingan yang tertib dalam layanan antar-jemput.
Menurut pengarahan tersebut, skema ini akan mengatur platform, kendaraan, dan pengemudi secara bersamaan, dengan tujuan ganda yaitu melindungi keselamatan penumpang dan menjaga hak-hak konsumen.
Pendekatan ini didasarkan pada konsensus sosial yang luas tahun lalu untuk memprioritaskan layanan yang berpusat pada masyarakat, memungkinkan taksi dan layanan taksi online beroperasi berdampingan, dan menjaga disiplin pasar secara keseluruhan.
Ketua TAC, Profesor Wong Sze-chun, mengatakan komite mendukung arah yang ditetapkan oleh Pemerintah dan mendorong peninjauan berkelanjutan yang berbasis data setelah rezim tersebut diberlakukan. TAC merekomendasikan agar pihak berwenang secara berkala menilai kondisi pasar dan operasional sehari-hari untuk memutuskan apakah penyesuaian jumlah kendaraan ojek online berlisensi diperlukan.
Komite tersebut juga menggarisbawahi bahwa taksi harus mempertahankan kekuatan yang ada dan terus melengkapi layanan ojek online di bawah peraturan baru, dengan kedua sektor tersebut secara kolektif memperkuat jaringan transportasi publik Hong Kong yang lebih luas untuk melayani penumpang dengan lebih baik.[BI]



