Nasional

Polri Tangkap Penjual Kosmetik Bermerkuri Lewat TikTok, Empat Orang Diamankan

JAKARTA, BI [20/05] – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap kasus produksi kosmetik ilegal mengandung merkuri di Cirebon, Jawa Barat dan mengamankan empat orang terkait kasus tersebut.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, di Jakarta, Rabu, mengatakan pengungkapan berawal dari informasi mengenai peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar BPOM yang mengandung merkuri.

“Tim Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mendapatkan informasi terkait adanya peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar BPOM yang mengandung bahan berbahaya merkuri,” kata Eko.

Empat orang yang diamankan yakni SA sebagai pemilik akun toko Lou Glow, MRA sebagai karyawan SA, NS pemilik akun toko Lavia Skincare, dan R sebagai karyawan NS.

Berdasarkan pemeriksaan awal, NS mengaku menjalankan usaha kosmetik ilegal sejak 2024 dengan omzet rata-rata Rp50 juta per bulan.

Menurut Eko, NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.

Kosmetik tersebut dijual dalam kemasan 15 gram seharga Rp12.000 dan kemasan 30 gram seharga Rp24.000.

Sementara itu, SA mengaku mulai menjalankan usaha serupa sejak 2025 dan memasarkan produk melalui akun TikTok Lyawzskin dan Lou Glow.

“Omzet penjualan per bulan rata-rata Rp21 juta dengan pemasaran secara berani di wilayah Cirebon dan sekitarnya,” ujar Eko.

Produk buatan SA dijual dengan harga Rp12.500 untuk kemasan 15 gram dan Rp21.500 untuk kemasan 30 gram.

Dari penggerebekan di dua lokasi, penyidik ​​menyita sejumlah barang berupa bahan krim siang, bahan krim malam, toner, serum, dan sabun pepaya.

Penyidik ​​menjerat para pelaku dengan Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Selanjutnya, penyidik ​​akan memeriksa saksi dan mengadakan perkara untuk menetapkan tersangka.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.