Hong Kong

Rumah PMI HK Terbakar, Mediasi Berhasil Hingga Bupati Lucky Hakim Turun Tangan

Indramayu, BI[22/05] – Musibah kebakaran akibat korsleting listrik menimpa rumah keluarga Ibu Sunenti, seorang pekerja migran Indonesia yang saat ini bekerja di Hong Kong. Peristiwa yang terjadi di Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu itu juga berdampak pada rumah milik tetangganya, Mutolib, akibat kobaran api yang merembet ke bangunan sekitar.

Pasca kejadian, proses mediasi dilakukan pada Senin (19/5) di Kantor Kepala Desa Lajer guna mencari penyelesaian terbaik antara pihak korban dan warga terdampak. Mediasi tersebut dihadiri Kepala Desa Lajer Bapak Sujono, Camat Tukdana Bapak Heva Sugoro, H. Iman Swaeman dari P3A, Ali Imron dari BP3MI, Haji Ali selaku tokoh masyarakat, Darjo selaku Kasi Trantibum, serta Ka Atan sebagai tim pendamping keluarga korban dari organisasi Indonesian Migrant Circle.

Dalam musyawarah tersebut, H. Iman Swaeman mengambil peran penting sebagai penengah dan pengarah keputusan mediasi dengan mengedepankan nilai kekeluargaan serta kemanusiaan.

“Musibah ini bukan kehendak siapa pun, sehingga penyelesaiannya harus mengutamakan musyawarah dan menjaga hubungan baik antarwarga,” tutur H. Iman Swaeman saat proses mediasi berlangsung.

Hasil mediasi akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama bahwa seluruh pihak menerima penyelesaian secara damai tanpa adanya tuntutan apa pun.

Ka Atan selaku pendamping keluarga korban turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang telah membantu proses mediasi hingga berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Lajer Bapak Sujono yang telah memfasilitasi tempat mediasi serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara baik dan damai,” ungkap Ka Atan.

Keesokan harinya, Selasa (20/5), perhatian terhadap korban kebakaran datang langsung dari Bupati Lucky Hakim yang hadir meninjau lokasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu, di antaranya Dinas Sosial, BPBD, bagian ,Diskimrum ,PUPR, Baznas, Camat Tukdana, serta Kepala Desa Lajer.

Dalam kunjungannya, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp20 juta kepada keluarga korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

Ketua Umum Indonesian Migrant Circle, Khoerul Anam, turut memberikan apresiasi kepada tim pendamping yang telah menjalankan tugas organisasi dengan baik dalam membantu keluarga korban.

“Kami mengapresiasi saudara Ka Atan yang telah menjalankan tugas pendampingan dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dalam proses mediasi. Semoga apa yang dilakukan menjadi bentuk pengabdian organisasi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” jelas Khoerul Anam, S.M. [ divisi media IMC shodik pujianto ,S.I.Kom ]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.