Hong Kong

CHP Menyelidiki Kasus Infeksi Influenza A Berat Pada Balita

Hong Kong, BI [10/08] – Pusat Perlindungan Kesehatan Hong di bawah Departemen Kesehatan telah memulai penyelidikan menyusul kasus serius infeksi influenza A pada anak yang melibatkan seorang anak laki-laki berusia 20 bulan tanpa riwayat masalah kesehatan sebelumnya. Anak tersebut mengalami demam pada tanggal 7 Agustus dan memeriksakan diri ke klinik swasta pada tanggal 8 Agustus.

Saat pemeriksaan klinis berlangsung, ia mengalami kejang dan segera dirujuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Queen Elizabeth. Setibanya di sana, ia diketahui mengalami tekanan darah rendah dan kemudian dirawat di unit perawatan intensif anak (PICU). Hasil pemeriksaan mengonfirmasi adanya infeksi influenza A yang disertai komplikasi syok septik. Saat ini, anak tersebut masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Temuan awal oleh Centre for Health Protection menunjukkan bahwa anak tersebut belum menerima vaksinasi influenza musiman untuk musim 2025/26 dan tidak melakukan perjalanan selama masa inkubasi. Salah satu anggota keluarga serumah sempat mengalami gejala pernapasan ringan dan dinyatakan positif influenza melalui tes antigen cepat, namun tidak memerlukan rawat inap dan kini telah pulih. Peristiwa ini masih dalam penyelidikan oleh otoritas kesehatan masyarakat.

Hong Kong telah mencatat total tujuh kasus infeksi influenza berat pada anak sejak akhir Juni, termasuk kasus terbaru ini. Tragisnya, satu anak meninggal dunia selama periode tersebut. Pejabat kesehatan memperkirakan aktivitas influenza akan tetap tinggi dalam beberapa minggu mendatang, sehingga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan secara ketat guna mengurangi risiko infeksi.

Data surveilans terbaru menunjukkan bahwa 9,94 persen spesimen pernapasan dinyatakan positif influenza pada minggu lalu, dengan rumah sakit umum mencatat tingkat rawat inap akibat influenza sebesar 0,73 kasus per 10.000 penduduk. Varian virus yang dominan terdeteksi saat ini adalah influenza A (H3) dan influenza A (H1), masing-masing mencakup 45 persen kasus, sementara influenza B mencakup sepuluh persen sisanya.

Pola ini sejalan dengan tren global, di mana sub-klade influenza A (H3) K telah beredar di seluruh dunia sejak Agustus lalu, meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Terkait vaksinasi, rekomendasi terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menjadi acuan dalam perumusan vaksin untuk musim 2026/27 di belahan bumi utara, dan proses produksinya sudah berjalan untuk mendukung peluncuran vaksin tersebut pada akhir tahun ini.

Pemerintah telah merampungkan pengadaan vaksin untuk musim mendatang, dan persiapan untuk Program Vaksinasi Influenza Musiman sedang berjalan. Para orang tua dan pihak sekolah di seluruh Hong Kong diimbau untuk bekerja sama dengan pihak berwenang serta berpartisipasi dalam Program Layanan Vaksinasi di Sekolah (School Outreach Programme).

Pejabat kesehatan mengingatkan masyarakat bahwa kondisi anak yang menderita influenza dapat memburuk dengan cepat. Oleh karena itu, orang tua harus tetap waspada terhadap gejala-gejala seperti kesulitan bernapas, bibir membiru, nyeri dada, kebingungan, demam berkepanjangan, atau kejang, serta segera mencari perawatan rumah sakit jika gejala-gejala tersebut muncul.

Individu yang mengalami gejala gangguan pernapasan diimbau untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis, terutama jika mereka tinggal bersama orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti anak-anak yang masih sangat kecil, lanjut usia, atau penderita penyakit kronis.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.