Hong Kong

Persetujuan Vaksin Flu Sekolah Dari Orangtua Bisa Secara Elektronik

Hong Kong, BI [11/08] – Centre for Health Protection (CHP) menyatakan pada hari Selasa bahwa orang tua kini dapat menyerahkan formulir persetujuan secara elektronik untuk vaksinasi flu musiman anak-anak mereka pada tahun ajaran mendatang, jika sekolah anak mereka berpartisipasi dalam program layanan jemput bola pemerintah.

Pemerintah meluncurkan Program Layanan Jemput Bola Vaksinasi Influenza Musiman di Sekolah beberapa tahun lalu untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di kalangan siswa dan mempermudah sekolah dalam mengatur layanan imunisasi di lokasi sekolah.

Program ini mencakup sekolah menengah, sekolah dasar, taman kanak-kanak (TK), pusat penitipan anak dan TK, pusat penitipan anak, sekolah luar biasa, serta pusat penitipan anak berkebutuhan khusus.

Untuk musim 2026-27, CHP menyatakan akan terus menyediakan vaksin flu suntik konvensional maupun vaksin semprot hidung. Sekolah dapat memilih salah satu dari dua model penyediaan utama atau menerapkan metode hibrida yang memberikan pilihan kepada siswa.

Mulai Senin depan, orang tua dapat menggunakan aplikasi seluler eHealth untuk memindai kode QR khusus yang diterbitkan oleh sekolah anak mereka.

Proses terpadu ini akan menggantikan formulir persetujuan kertas konvensional.

CHP mengonfirmasi bahwa mereka akan mulai mendistribusikan kode QR khusus tersebut ke sekolah-sekolah peserta pada hari Rabu. Selain itu, CHP menambahkan bahwa orang tua yang memiliki lebih dari satu anak di sekolah berbeda harus memindai kode QR yang sesuai untuk masing-masing sekolah secara terpisah.

Leung Yiu-hong, kepala cabang tanggap darurat dan manajemen program, menjelaskan bahwa sistem persetujuan elektronik ini menawarkan beberapa keuntungan nyata.

Ia mencatat bahwa sistem ini menghilangkan kerumitan mengisi formulir kertas, memungkinkan orang tua mengakses catatan vaksinasi dan data kesehatan anak mereka kapan saja melalui aplikasi eHealth, serta meminimalkan kesalahan manusia seperti tulisan tangan yang sulit dibaca.

Lebih lanjut, sistem ini memungkinkan sekolah mengumpulkan daftar persetujuan lebih awal sehingga kegiatan layanan jemput bola dapat dijadwalkan lebih cepat.

Untuk memastikan transisi yang lancar, Leung menambahkan bahwa pengaturan dua metode (dual-mode) akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang guna memberikan waktu yang cukup bagi sekolah dan orang tua untuk beradaptasi dengan sistem digital baru tersebut.

“Kami… sangat mengimbau orang tua dan sekolah untuk menerapkan langkah baru ini guna mengurangi beban kerja administratif, baik bagi pihak sekolah maupun penyedia layanan kesehatan, serta memudahkan orang tua dalam mengisi formulir hanya dalam waktu beberapa menit,” ujarnya.

“Kami memahami bahwa mungkin ada orang tua yang tidak dapat atau tidak ingin menggunakan sarana elektronik untuk menyerahkan formulir persetujuan bagi anak-anak mereka; oleh karena itu, bagi orang tua yang tidak dapat menggunakan sistem persetujuan elektronik (e-consent) tersebut, mereka tetap dapat menggunakan formulir kertas, dan pihak sekolah telah mendapatkan informasi lengkap mengenai ketentuan ini.”

Leung melaporkan bahwa hingga akhir Desember 2025, lebih dari 2.300 sekolah—yang mencakup 99 persen dari seluruh sekolah—telah menyelenggarakan kegiatan layanan jemput bola untuk vaksinasi influenza musiman; angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan 91 persen yang tercatat pada tahun ajaran sebelumnya. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.