
FEHD Tingkatkan Operasi Khusus Hewan Pengerat Di Tempat Usaha
Hong Kong, BI [22/08] – Departemen Kebersihan Lingkungan dan Makanan (FEHD) telah meningkatkan upaya untuk mengatasi masalah hewan pengerat di kota ini dengan menyasar tempat usaha komersial secara langsung di sumber masalahnya.
Selama operasi khusus yang berlangsung dua minggu pada bulan Agustus, pihak berwenang memeriksa tempat usaha makanan berisiko tinggi dan mengeluarkan 41 surat peringatan resmi yang mewajibkan perbaikan.
Para pemilik usaha diberikan tenggat waktu yang ketat untuk mengatasi masalah kebersihan dan menerapkan langkah-langkah pengendalian hama yang tepat guna mempercepat hasil di wilayah-wilayah yang terdampak.
Tempat usaha yang gagal mematuhi peringatan tersebut menghadapi risiko penuntutan hukum berdasarkan peraturan kesehatan masyarakat.
Selain tindakan hukum, pejabat terkait memperingatkan bahwa pelaku usaha yang tidak patuh juga dapat dikenai tindakan administratif lanjutan yang berdampak pada izin usaha makanan mereka.
Dengan mengatasi masalah sanitasi di dalam tempat usaha makanan, departemen ini bertujuan untuk menghilangkan sumber makanan dan tempat bersarang yang menarik hewan pengerat masuk ke lingkungan sekitar.
Untuk memastikan langkah-langkah pemberantasan hewan pengerat sesuai dengan kondisi setempat, departemen ini memperluas operasi gabungan di berbagai wilayah.
Para pejabat berkoordinasi erat dengan Departemen Dalam Negeri (Home Affairs Department), anggota dewan distrik setempat, tokoh masyarakat, dan Tim Peduli Lingkungan (Care Teams). Tim gabungan melakukan pemeriksaan lapangan di area gang belakang, sekitar restoran, dan lokasi berisiko tinggi lainnya untuk mengidentifikasi area bermasalah dengan cepat serta mengoordinasikan tindakan pembersihan lanjutan.
Bersamaan dengan kegiatan inspeksi, pihak berwenang mengerahkan kendaraan informasi keliling untuk mengedukasi warga dan pemilik toko.
Departemen ini juga mendistribusikan perlengkapan pencegahan hama dan mempromosikan piagam anti-hewan pengerat guna mendorong partisipasi yang lebih luas dari mitra masyarakat, dengan tujuan membangun respons pengendalian hama yang lebih kuat di tingkat lingkungan.[BI]




