Mitos Memakai BH berkawat Beresiko Kanker Payudara

Berita Indonesia – Banyak mitos – mitos seputar kewanitaan beredar dan dipercayai begitu saja oleh masyrakat, salah satunya adalah mitos memkalai BH berkawat beresiko terkena kanker payudara.
Namun faktanya ketika para ilmuwan meneliti keterkaitannya, mereka tidak menemukan bukti apa pun yang menunjukkan bahwa mengenakan BH berkawat meningkatkan risiko kanker payudara.
Sebagian orang meyakini bahwa kawat pada BH membatasi gerakan cairan tubuh (disebut juga sebagai ‘drainase limfatik’), yang pada akhirnya membuatnya berubah menjadi ‘beracun’. Kenyataannya adalah bahwa cairan tubuh bergerak ke atas dan menuju ke ketiak. BH yang Anda kenakan tidak akan membatasi aliran tersebut atau menyebabkan kerusakan internal apa pun.
Sebaliknya, faktor risiko kanker payudara berkaitan dengan hormon Anda, usia Anda, usia pertama kali Anda memiliki anak, menyusui, serta riwayat keluarga Anda. Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu Anda memastikan risiko Anda terkena kanker payudara.
Harap diingat untuk melakukan pemeriksaan mandiri setidaknya sebulan sekali! Anda dapat melakukannya secara visual dan secara fisik. Dengan menggunakan bantalan jari-jemari Anda, rabalah masing-masing payudara Anda dari bagian luar ke bagian tengah, serta di bawah masing-masing ketiak, rasakan jika terdapat benjolan, simpul, atau perubahan apa pun yang tidak diharapkan.
Secara visual, perhatikan jika terdapat pembengkakan, cekungan, kerutan, atau perubahan apa pun pada kontur payudara Anda.
Apabila Anda menemukan sesuatu yang tidak lazim, konsultasikan dengan dokter Anda.(*)