
Halal Bi Halal Peduli Sehat Hong Kong
"Merajut Kembali Silaturahmi dan Menyucikan Hati"
Hong Kong, BI [19/04] – Setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa Ramadan dan merayakan kemenangan di hari Idul Fitri, masyarakat Indonesia memiliki tradisi khas yang tak lekang oleh waktu, yaitu halal bihalal. Lebih dari sekadar acara kumpul-kumpul, tradisi ini menjadi ruang untuk saling memaafkan, menyucikan hati, dan merajut kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang karena kesibukan atau jarak.
Semangat itulah yang terasa kental pada Minggu, 12 April 2026, saat Komunitas Peduli Sehat Hong Kong menggelar Halal Bihalal di Tenda Putih Atas, Causeway Bay. Sejak pagi, lokasi acara sudah dipenuhi para tamu undangan yang datang dari berbagai penjuru Hong Kong. Wajah-wajah sumringah, pelukan hangat, dan jabat tangan erat menjadi pemandangan yang dominan hari itu.
Meski matahari cukup terik menyengat Causeway Bay, antusiasme para undangan tak surut. Satu per satu mereka berdatangan, membawa semangat yang sama. Yaitu bersilaturahmi dan bermaaf-maafan. Suasana yang tercipta terasa seperti Lebaran di kampung halaman: sederhana, akrab, dan penuh kehangatan.
Ketua Peduli Sehat Hong Kong, Ayuk Rahayu, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Matanya berkaca-kaca saat melihat tenda acara tak pernah sepi pengunjung sejak pagi. “Dari pagi, tamu nggak ada habis-habisnya, alhamdulillah. Tadi dari KJRI, juga teman-teman organisasi berkumpul jadi satu. Ramenya masyaallah. Ini bukti kalau kita semua rindu kebersamaan,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Halal bihalal kali ini memang terasa istimewa karena berhasil menyatukan beragam elemen masyarakat Indonesia di Hong Kong. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan KJRI Hong Kong, Ibu Fathonatul Mar’ati selaku Acting Konjen, beserta rombongan Bp Henri, Bu Tantri, dan Bu Yogi.
Turut meramaikan pula Busstomi dari UB Gerindra HK, keluarga besar SAT Saung Angklung & Tari, Sam Djauhari (Indo Cargo), Bunda Hj. Angelia Fatimah (Muslimat NU Hong Kong), Melly (Smartone), Bu Annie Elisabeth Sinaga bersama keluarga besar Perempuan Indonesia Maju, Bethany International Church (BIC).
Tak ketinggalan Bu Lily Gabrielle Wong, Bu Silvia (Peduli Kasih), Rina (perwakilan EUI Money HK), Green Family, Zoplo (BMC HK), Cellyn Kharizma (Rumah Pancasila), Komunitas Singo Wiromo, Konde (Stand Up Comedy HK) dan masih banyak lagi undangan yang hadir secara pribadi.
Di tengah canda tawa dan obrolan yang tak ada habisnya, acara juga diisi dengan hiburan musik yang mengalun syahdu hingga sore hari. Alunan lagu seolah menjadi pengiring kisah temu kangen para perantau. Sesekali terdengar gelak tawa saat para tamu ikut bernyanyi bersama.
Bagi para PMI di Hong Kong, halal bihalal bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah oase di tengah padatnya rutinitas kerja. Menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun merantau, ikatan persaudaraan sesama anak bangsa harus tetap dijaga. Lewat momen seperti inilah, rasa memiliki satu sama lain kembali dikuatkan.
Acara berlangsung penuh keakraban hingga sore hari. Semua pulang dengan senyum, membawa cerita dan semangat baru untuk kembali beraktivitas.(esti)



