
Teater Bambu Raksasa dan Pasar Jalanan Dalam Festival Tin Hau Temple Fair
Hong Kong, BI [19/05] – Festival Tin Hau Temple Fair tahunan kembali digelar dari tanggal 21 hingga 25 Mei. Tradisi berusia seabad ini akan mengubah pusat kota menjadi pusat warisan budaya yang ramai, menampilkan teater bambu raksasa, pertunjukan tradisional, dan pasar yang ramai dengan puluhan kios.
Pusat perayaan festival tahun ini adalah struktur bambu setinggi 14 meter yang dikenal sebagai “Gudang Perahu Naga.”
Teater sementara raksasa ini, yang membentang di alun-alun publik, lapangan basket, dan bahkan jalan utama, merupakan pemandangan langka di distrik perkotaan yang sibuk.
Karena ini adalah satu-satunya perayaan Tin Hau di Hong Kong yang diadakan di pusat kota yang membutuhkan penutupan jalan yang signifikan, acara ini menawarkan kesempatan unik bagi masyarakat untuk menikmati perayaan tradisional dalam suasana modern.
Di dalam gedung, Studio Produksi Opera Kanton Proserity akan menampilkan serangkaian pertunjukan setiap malam, menghidupkan kisah-kisah klasik melalui seni opera Tiongkok yang rumit.
Di luar pertunjukan di atas panggung, jalanan akan dipenuhi dengan seni rakyat tradisional.
Puncak perayaan terjadi pada tanggal 24 Mei, hari ulang tahun resmi dewi laut Tin Hau, yang akan ditandai dengan parade besar.
Pengunjung dapat menyaksikan tarian singa, naga, dan qilin yang energik bergerak di seluruh kota, menampilkan keahlian lokal dan koreografi yang terkoordinasi.
Pertunjukan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk melestarikan warisan budaya tak benda daerah tersebut sekaligus memberikan pengalaman visual yang spektakuler bagi penduduk dan wisatawan.
Melengkapi ritual keagamaan dan budaya adalah pasar kuil berskala besar yang menampilkan sekitar 60 kios. Terletak di kedua sisi teater bambu raksasa, pasar ini mencakup lebih dari 20 kios makanan yang menawarkan berbagai macam camilan, makanan tradisional, dan minuman.
Sebanyak 40 kios lainnya akan menjual berbagai macam barang kering, termasuk kincir angin meriah, bahan makanan, makanan sehat, dan kerajinan tangan budaya.
Pasar akan dibuka setiap hari sekitar tengah hari dan berlanjut hingga larut malam, menciptakan suasana karnaval meriah yang mendorong keluarga untuk menjelajahi penawaran lokal kota.
Bagi mereka yang tertarik dengan sejarah mendalam di balik perayaan ini, pameran khusus akan diadakan di bekas Sekolah Umum Sai Kung untuk mendokumentasikan evolusi festival selama seabad terakhir.
Selain itu, tur berpemandu khusus dijadwalkan pada tanggal 23 Mei, yang berfokus pada kearifan teknik tradisional yang dibutuhkan untuk membangun struktur bambu besar tanpa perancah modern.
Program-program pendidikan ini bertujuan untuk memperdalam apresiasi publik terhadap keterampilan teknis dan semangat komunitas yang mempertahankan adat istiadat kuno ini.
Festival ini mudah diakses melalui berbagai rute bus dan minibus yang menghubungkan berbagai bagian Hong Kong ke pusat kota Sai Kung. [BI]



