
Rumah Sakit Umum Mencatat 26 Kesalahan Pengobatan Serius Pada Kuartal Pertama
Hong Kong, BI [31/07] – Otoritas Rumah Sakit umum di Hong Kong pada hari ini [31/07] menyampaikan bahwa pihaknya telah mencatat ada 26 kejadian serius yang tidak diinginkan yang melibatkan kesalahan pengobatan pada kuartal pertama tahun ini, peningkatan lebih dari 70 persen dari tiga bulan sebelumnya.
Angka tersebut 11 lebih tinggi dari 15 kasus yang dilaporkan pada kuartal keempat tahun 2025, menurut buletin Peringatan Risiko terbaru dari otoritas tersebut.
Dari 26 insiden tersebut, 12 melibatkan antikoagulan, menjadikannya obat yang paling sering terlibat. Lima melibatkan insulin atau obat diabetes oral, sementara satu berkaitan dengan obat yang diresepkan kepada pasien dengan alergi yang diketahui.
Dalam satu kasus, seorang pasien dirawat tanpa dokumen identitas, sehingga staf rumah sakit tidak dapat memverifikasi riwayat medis orang tersebut. Pasien tersebut kemudian diberi resep antikoagulan secara keliru.
Otoritas tersebut juga melaporkan tujuh kejadian penting selama kuartal tersebut, termasuk tiga prosedur yang dilakukan di tempat yang salah dan tiga kasus di mana barang-barang medis tertinggal di dalam tubuh pasien.
Salah satu kasus kesalahan lokasi melibatkan seorang pasien di Rumah Sakit Tseung Kwan O yang seharusnya menjalani kolostomi tetapi secara keliru diberi gastrostomi. Kondisi pasien kemudian memburuk dan orang tersebut meninggal setelah mengalami serangan jantung.
Dua kasus lainnya melibatkan pengangkatan stent ureter dari sisi kiri alih-alih kanan, dan prosedur dekompresi lumbal yang dilakukan pada tingkat tulang belakang yang salah.
Tiga kejadian penting lainnya melibatkan benda-benda yang tertinggal di dalam tubuh pasien setelah prosedur. Benda-benda tersebut termasuk kain kasa, ujung mata bor empat milimeter, dan kawat pemandu yang digunakan dalam prosedur kateterisasi pediatrik. [BI]




