
Evakuasi Korban Kapal Virgo Yang Hilang Di Laut Jawa
Jakarta, BI [13/09] – Kemenhub menyebut ratusan penumpang Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa telah dievakuasi. Sebagian besar penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat.
Jumlah penumpang yang dievakuasi dalam berita ini diubah berdasarkan pembaruan data dari pihak Kemenhub. Berdasarkan siaran pers terbaru, korban yang dievakuasi berjumlah 107 orang selamat dan enam korban meninggal dunia.
“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” kata Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, dalam ralat keterangan tertulis, Minggu (13/9).
Upaya evakuasi dilaksanakan Basarnas dengan dibantu kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, seperti KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP. Heri menyebut Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
Heri mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam investigasi. Mereka akan mengusut mulai dari faktor alam, faktor teknis, maupun faktor manusia.
“KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan,” jelas dia.
Saat ini, Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin telah membuka posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Pihak keluarga dapat datang ke posko.
“Posko ini bertujuan untuk penanganan serta membangun koordinasi intensif dengan pihak terkait seperti Basarnas, BUP PT. Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT. Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal serta pihak keluarga,” ucapnya.
Heri menjelaskan kapal tersebut mengalami diduga mengalami kemiringan dan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo (Laut Jawa) pada tanggal 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT.
Berdasarkan data manifes, kapal membawa total 243 orang di atas kapal yang terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet beserta 89 unit muatan kendaraan. Jumlah total penumpang ini juga diperbarui dalam siaran pers terbaru Kemenhub.
“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujarnya.
Heri mengatakan Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 dengan bendera Indonesia berukuran 8.540 GT dinakhodai oleh nakhoda Arief Yunianto. Kapal dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping ini sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.
Sebelumnya, Basarnas Banjarmasin menyebut ada 103 orang yang dievakuasi hingga pukul 12.00 WITA. Jumlah itu termasuk 6 orang korban meninggal. [BI]




