Hong Kong

Fasilitas Pengolahan Limbah Kebakaran Yang Dipicu Oleh Material Konstruksi

Hong Kong, BI [28/10] – Pemerintah pada hari Rabu [28/10] menyatakan bahwa kebakaran yang baru-baru ini terjadi di fasilitas pengolahan limbah di Shek Kwu Chau diduga dipicu oleh material konstruksi yang berada di atap, bukan akibat operasional fasilitas tersebut ataupun limbah yang tersimpan di dalamnya.

Departemen Perlindungan Lingkungan (Environmental Protection Department/EPD) menyampaikan bahwa informasi awal menunjukkan kebakaran pada hari Senin tersebut bermula di atap area modul insinerasi ketiga, tempat pekerjaan konstruksi sedang dalam tahap penyelesaian.

“EPD akan bekerja sama dengan kepolisian, Departemen Layanan Pemadam Kebakaran, dan Departemen Tenaga Kerja untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Pihak kontraktor juga telah diminta untuk menyerahkan laporan insiden terkait kebakaran tersebut dalam waktu tujuh hari sejak kejadian,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Departemen tersebut menyatakan sedang mengevaluasi kerusakan serta dampaknya terhadap kapasitas pemrosesan fasilitas itu, dan akan mendesak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan.

Fasilitas yang dikenal sebagai I.PARK1 ini telah menangguhkan penerimaan limbah untuk sementara waktu sejak 27 Oktober.

Departemen tersebut juga telah memperpanjang jam operasional di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) West New Territories (West New Territories Landfill Extension) untuk menangani limbah yang seharusnya dikirim ke I.PARK1, guna memastikan sistem pengelolaan limbah kota secara keseluruhan tetap berjalan normal.

“EPD akan kembali membuka penerimaan limbah di I.PARK1 sesegera mungkin, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur fasilitas dan seluruh sistem krusial, serta setelah dipastikan bahwa fasilitas tersebut aman untuk kembali beroperasi,” tambahnya.

Pihak departemen juga dengan tegas membantah rumor yang beredar daring mengenai adanya “cacat desain pada insinerator” maupun “runtuhnya modul insinerasi yang sedang dalam tahap konstruksi”, seraya menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan sepenuhnya fiktif.[RTHK/BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.