
Bandara Internasional Hong Kong Raih Sertifikasi Identitas Digital IATA, Pertama Di Dunia
Hong Kong, BI [28/10] – Bandara Internasional Hong Kong telah menjadi bandara pertama di dunia yang menerima Sertifikasi One ID dari Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA), sebagai pengakuan atas penggunaan identitas digital dan teknologi biometrik di bandara tersebut.
Bandara ini memenuhi ketiga domain sertifikasi untuk operator bandara, yaitu: Perjalanan Tanpa Kontak (Contactless Travel), Penanganan Biometrik (Biometric Handling), serta Privasi, Persetujuan, dan Tata Kelola (Privacy, Consent and Governance).
Inisiatif One ID dari IATA menetapkan standar global untuk penggunaan kredensial digital dan pengenalan wajah dalam perjalanan udara. Sistem ini memungkinkan penumpang untuk memverifikasi identitas dan dokumen perjalanan mereka sebelum tiba di bandara, kemudian melewati titik-titik pemeriksaan utama dengan menggunakan pemindaian biometrik, sehingga penumpang tidak perlu berulang kali menunjukkan paspor dan tiket pesawat (boarding pass).
Di Bandara Internasional Hong Kong, sistem layanan mandiri “Flight Token” menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk memperlancar proses keberangkatan. Lebih dari 80 persen penumpang yang berangkat memenuhi syarat untuk menggunakan sistem ini di seluruh titik pemeriksaan.
Kepala Eksekutif Otoritas Bandara Hong Kong, Vivian Cheung Kar-fay, menyebut sertifikasi ini sebagai sebuah kehormatan.
“Sertifikasi ini menegaskan komitmen kami untuk meningkatkan pengalaman penumpang melalui inovasi, sekaligus menunjukkan bahwa proses identitas digital dan biometrik di Bandara Internasional Hong Kong telah memenuhi standar global IATA,” ujarnya.
Cheung mengungkapkan bahwa sejak diluncurkan pada tahun 2021, Flight Token telah digunakan oleh 93 juta penumpang. Ia menambahkan bahwa pihak bandara akan terus mengembangkan teknologi cerdas guna memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat penerbangan internasional.
Nick Careen, Wakil Presiden Senior IATA untuk bidang operasional, keselamatan, dan keamanan, menyatakan bahwa Bandara Internasional Hong Kong telah menetapkan tolok ukur bagi industri.
Ia menuturkan bahwa perjalanan digital sangat bergantung pada kepercayaan terhadap verifikasi identitas dan privasi data, seraya menambahkan bahwa sertifikasi ini memberikan jaminan bagi para penumpang maupun mitra industri.[BI]




