Hong Kong

Terkait Kebocoran Laboratorium Rusia, Otoritas HK Nyatakan Miliki Resiko Rendah

Hong Kong, BI [17/10] – Menurut para spesialis penyakit menular setempat, Hong Kong menghadapi risiko kesehatan masyarakat langsung yang rendah menyusul kematian seorang staf perempuan akibat pneumonia yang tidak teridentifikasi di sebuah laboratorium dengan tingkat keamanan tinggi di Rusia.

Para pakar klinis sangat sependapat dengan penilaian risiko rendah yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan. Mereka mencatat bahwa otoritas Rusia telah melakukan lebih dari 5.500 tes laboratorium dan memeriksa lebih dari 200 orang yang sempat melakukan kontak erat dengan mendiang.

Sejauh ini, tidak ditemukan mikroorganisme yang sangat patogen maupun bakteri penyebab pes. Selain itu, tidak ada tanda-tanda penularan antarmanusia atau wabah yang meluas di masyarakat, sehingga warga tidak perlu panik ataupun menimbun masker pelindung.

Ketidakpastian utama terkait insiden ini muncul karena pihak laboratorium Rusia belum mengungkapkan secara terbuka jenis patogen spesifik yang terlibat, ditambah lagi dengan fakta bahwa fasilitas berkeamanan tinggi tersebut memang melakukan penelitian terhadap bakteri penyebab pes.

Secara klinis, penyakit pes terbagi menjadi tiga bentuk. Pes bubonik adalah varian yang paling umum—mencakup 50 hingga 80 persen dari seluruh kasus—dan terutama ditularkan melalui gigitan kutu hewan pengerat yang terinfeksi, yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening secara parah.

Pes pneumonik dapat menular antarmanusia melalui percikan pernapasan (droplet), meskipun tingkat penularannya jauh lebih lambat dibandingkan COVID-19 atau influenza, karena memerlukan kontak erat yang berkepanjangan dalam jarak sekitar 1,8 meter (6 kaki).

Pes septisemik, yang menginfeksi aliran darah, merupakan bentuk yang paling parah dan mematikan.

Berbeda dengan infeksi virus, penyakit pes yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati secara efektif menggunakan antibiotik standar yang tersedia luas, asalkan diberikan dalam kurun waktu kritis 48 jam sejak gejala pertama muncul.

Hong Kong tidak lagi mencatat kasus pes lokal sejak awal abad ke-20, dan pemerintah terus menjalankan pengawasan ketat secara rutin terhadap populasi hewan pengerat setempat.[BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.