Hong Kong

Pembantu Rumah Tangga Indonesia Ditahan Terkait Penemuan Bayi Di Toilet

Hong Kong, BI [28/03] – Seorang pembantu rumah tangga Indonesia berusia 34 tahun telah dihadirkan di pengadilan menyusul penemuan bayi laki-laki yang baru lahir di toilet wanita di Teater Lee di Causeway Bay awal pekan ini.

Bayi tersebut ditemukan pada hari Senin, 23 Maret, di dalam sebuah bilik di lantai pertama kompleks perbelanjaan tersebut. Ia dilarikan ke rumah sakit tetapi kemudian dinyatakan meninggal.

Wanita tersebut, yang diduga sebagai ibu dari bayi tersebut, kemudian ditangkap dan dibawa ke Pengadilan Magistrat Timur pada tanggal 28 Maret.

Ia menghadapi satu dakwaan pemberian racun atau zat berbahaya lainnya dengan maksud untuk menyebabkan keguguran, dan satu dakwaan menyembunyikan kelahiran seorang anak.

Terdakwa, Neni-Heryani, hadir di pengadilan dengan bantuan penerjemah bahasa Indonesia dan diwakili oleh pengacara yang bertugas. Ia tidak diharuskan untuk memberikan pembelaan pada tahap ini dan tetap tenang selama persidangan.

Menurut dakwaan, ia diduga telah secara ilegal memberikan zat berbahaya kepada dirinya sendiri pada tanggal 23 Maret dengan maksud untuk menyebabkan keguguran. Ia juga dituduh membuang jenazah bayi di dalam toilet wanita di Teater Lee pada hari yang sama, dengan maksud untuk menyembunyikan kelahiran tersebut, terlepas dari apakah bayi tersebut meninggal sebelum, selama, atau setelah kelahiran.

Jaksa penuntut mengajukan penundaan hingga tanggal 22 Mei untuk memungkinkan penyelidikan lebih lanjut dan menolak jaminan. Pihak pembela tidak keberatan dengan penundaan tersebut dan tidak mengajukan permohonan jaminan.

Hakim Cheng Yun-chung memerintahkan agar terdakwa ditahan hingga sidang berikutnya.

Kasus ini terungkap sekitar pukul 13.32 pada hari Senin, ketika seorang petugas kebersihan yang mengosongkan tempat sampah di dalam bilik toilet melihat sebuah kantong plastik berisi benda mencurigakan. Setelah diperiksa, pekerja tersebut menemukan bayi yang baru lahir dan segera memberi tahu petugas keamanan, yang kemudian menghubungi polisi. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.