Internasional

IMF : Kenaikan Harga Global Butuh Waktu Untuk Kembali Normal

Washington, D.C., BI – 13/04] Harga global akan membutuhkan waktu untuk kembali ke level sebelum pecahnya perang AS-Israel-Iran, bahkan jika perjanjian gencatan senjata AS-Iran tetap berlaku, kata Kristalina Georgieva, direktur pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), kemarin.

Ia mengatakan pemulihan akan memakan waktu lebih lama di wilayah yang mengalami kerusakan lebih parah, seperti ladang gas di Qatar, yang akan membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk mencapai kapasitas penuhnya, dan mengingatkan masyarakat untuk mengingat sifat asimetris dari guncangan ini.

Georgieva menegaskan kembali bahwa karena dampak perang Iran, IMF akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi globalnya. Besarnya penurunan tersebut akan bergantung pada durasi perang dan kecepatan kembalinya semua aktivitas produksi ke tingkat sebelum perang.

Terlepas dari gangguan tersebut, Georgieva mengatakan guncangan energi memaksa negara-negara untuk meningkatkan pasokan energi mereka, misalnya melalui efisiensi dan diversifikasi energi yang lebih besar.

Ia juga menyambut baik pertemuan antara Tiongkok dan AS yang akan datang pada pertengahan Mei sebagai langkah positif untuk mengurangi gesekan perdagangan, menekankan bahwa “perdagangan itu seperti air” – selalu menemukan jalan untuk mengatasi hambatan.

Georgieva juga membahas beberapa isu global mendesak lainnya. Ia menggambarkan kecerdasan buatan sebagai “tsunami” transformatif bagi pasar tenaga kerja, memperingatkan bahwa hal itu kemungkinan akan mengurangi lapangan kerja dengan keterampilan menengah, memperlebar kesenjangan, dan memerlukan investasi besar dalam pendidikan dan pelatihan ulang tenaga kerja.

Dalam hal keamanan siber, ia menyoroti ancaman terkait AI yang semakin meningkat terhadap sistem keuangan dan menyerukan kerja sama internasional yang lebih kuat untuk mengurangi ancaman tersebut.

Mengenai dolar AS dan aset digital, ia mengakui adanya diversifikasi dari dolar, termasuk penggunaan kripto untuk menghindari sanksi, tetapi menekankan bahwa dolar tetap dominan karena kedalaman dan kekuatan pasar keuangan AS.

Ia juga memuji upaya reformasi Ukraina dan pengumpulan pajak yang efektif dalam kondisi perang, mendesak komunitas internasional untuk terus memberikan dukungan. [BI]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.