Internasional

Lima Orang Tewas Dalam Dugaan Tenggelam Massal Di Sungai Ohio

Columbus, BI [22/07] – Dua wanita dan tiga pria dipastikan tewas pada hari Senin [20/07] dalam dugaan tenggelam massal di Ohio setelah dua orang memasuki sungai untuk membantu seorang perenang yang kesulitan, diikuti oleh dua orang dewasa lainnya yang melakukan upaya penyelamatan yang gagal, kata para pejabat.

Menurut Kantor Sheriff Delaware County, tragedi itu terjadi Minggu malam di sepanjang Sungai Scioto di Waduk O’Shaughnessy, sekitar 10 mil barat laut Columbus, Ohio, ibu kota dan kota terbesar negara bagian tersebut.

Sekelompok setidaknya tujuh orang – dua pasang orang tua, seorang teman pria dewasa, dan dua anak – sedang bersantai di tepi sungai sekitar matahari terbenam, beberapa di antaranya memancing, ketika salah satu orang dewasa memberanikan diri masuk ke sungai untuk berenang, menurut Sheriff Jeffrey Balzer.

Saat perenang itu mulai kesulitan di air, dua orang dewasa lainnya mencoba membantunya tetapi mereka sendiri juga mulai kesulitan, sehingga dua orang dewasa lainnya melakukan upaya penyelamatan sebelum kelima orang itu menghilang di sungai, kata Balzer kepada wartawan dalam konferensi pers pada hari Senin.

“Menurut saya, bukan hal yang aneh jika seseorang kesulitan di air, dan orang lain mencoba menyelamatkannya, tetapi mereka tidak memiliki keterampilan untuk melakukannya, sehingga kita akhirnya mengalami beberapa kematian,” kata sheriff tersebut.

Pihak berwenang diber alerted setelah salah satu dari dua anak berlari ke jalan terdekat dan menghentikan seorang pengendara, memberi tahu pengemudi “keluarganya berada di sungai,” kata Balzer.

Petugas darurat dikirim ke tempat kejadian, di mana mereka dengan cepat menemukan dua wanita dan menarik mereka dari air. Kedua wanita itu dinyatakan meninggal dunia beberapa saat kemudian di rumah sakit setempat, menurut Balzer.

Jenazah ketiga pria yang hilang ditemukan keesokan harinya, kata juru bicara kantor sheriff, Tracy Whited, kemudian kepada media berita.

Sheriff mengatakan kedua anak tersebut, yang keduanya berusia di bawah 10 tahun, telah ditempatkan di bawah pengawasan lembaga layanan keluarga setempat. [Reuters]

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

Artikel Terkait

Back to top button

AdBlock Terdeteksi!

Silahkan matikan / whitelist website ini jika anda menggunakan AdBlock Extension. Iklan dari website ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis kami. Terima Kasih. - Please turn off / whitelist this website if you're using AdBlock Extension. Advertising from this website is vital for the sustainability of our business. Thank You.